Connect with us

Hukrim

Perkara KDRT Mirza Zainul Mutaqin Dituntut 4 Bulan Oleh Jaksa Kejati Farida

Published

on

Basudewa – Surabaya, Sidang agenda bacaan tuntutan bagi Mirza Zainul Mutaqin yang ditetapkan sebagai terdakwa kembali bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (17/11/2022).

Dalam bacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, Farida, menuntut pidana bui selama 4 bagi terdakwa.

Atas tuntutan tersebut, Penasehat Hukum terdakwa akan menyampaikan nota pembelaan di persidangan berikutnya.

Usai sidang JPU Farida, terkesan menutup diri saat dikonfirmasi nama terdakwa.
” Mirza mas ! ,” jawabnya singkat.

Selanjutnya, tim kesulitan beberapa saat dalam pencarian di laman SIPPN Surabaya. Melalui, ruang informasi di Pengadilan Negeri Surabaya, telah diketahui, perkara dugaan KDRT yang ditangani JPU Farida ternyata, bernama lengkap Mirza Zainul Mutaqin.

Dalam laman SIPPN Surabaya, diketahui, bahwa pada Minggu (22/11/2022) di Nginden Intan Utara nomor 7 Surabaya, terdakwa diduga, melakukan perbuatan tindak pidana yakni, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Atas dugaan perbuatan KDRT tersebut, JPU menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 44 ayat (1) Undang Undang RI nomor 23 tahun 2004.   MET.

 

 

Hukrim

Terduga Curanmor Diringkus Polsek Kenjeran Surabaya

Published

on

Basudewa – Surabaya, Pelaku curanmor di kawasan Jalan. Bulak Setro Surabaya, berhasil diamankan Polsek Kenjeran dari amukan massa. Pelaku itu berinisial FZ (30), adalah warga Bulak Banteng Kidul Surabaya.

Saat beraksi mencuri motor, FZ bersama rekannya, berinisial R. Namun aksinya, kepergok pemiliknya dan diteriaki maling, keduanya sempat kabur.

“Pelaku R ini berkeliling mencari sasaran. Tepat di TKP, pelaku berusaha membobol rumah kunci motor Yamaha Jupiter Z Nopol L 6072 MB, dengan kunci T,” ujar Kapolsek Kompol Ardi Purboyo, Kamis (26/1/2023).

Ketika dilakukan, pengejaran, pelaku FZ berhasil diamankan. Sedangkan pelaku R masih buron dan statusnya ditetapkan, sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

” FZ kami amankan beserta barang bukti hasil kejahatan dan sarananya. Sementara R saat ini masih dalam pencarian ,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku FZ dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.   AD.

Lanjutkan Membaca

Trending