Connect with us

Daerah

Kades Manusa, Kecamatan Inamosol, Kabupaten SBB Diduga Penyalahgunaan DD

Published

on

Basudewa – Seram Bagian Barat, Kepala Desa Manusa, Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berinisial AN, diduga melakukan tindak Pidana korupsi dana Bumdes Desa Manusa, berupa, penyalahgunaan dana BUMDES yakni, sebesar 500 Juta.

Hingga berita ini diunggah, sampai saat ini, masih belum diketahui secara jelas transparansi terkait, Bumdes tersebut.

Terkait, perihal diatas, salah satu warga Manusa, J.Ruspana, kepada Basudewa news.com, mengatakan, berdasarkan RAB yang ada Bumdes dianggarkan, sebesar 500 Juta.

” Namun, entah akan ada dimana dijual atau telah disita ,” kata Warga Manusa, J. Ruspana, kepada media ini lewat Rilis Pers yang diterima redaksi 1 Oktober 2022.

Dia katakan, pembuatan jembatan kali  dengan anggran, 170 Juta, untuk, dua buah jembatan sekaligus. Namun, yang di kerjakan hanya 1 jembatan dan terindikasi di kerjakan asal- asalan.

Hal yang mendasari, terindikasi dikerjakan asal-asalan yakni, baru 3 bulan jembatan tersebut, dibangun kini, sudah rusak total.

Hal lainnya, pembangunan Balai pertemuan di Tahun 2018 dengan anggaran yang sangat  besar namun juga  tidak selesai.

Melalui beberapa informasi, hingga sampai saat ini, untuk pencairan 2019 tahap I dan  II, anggaran sudah di cairkan tetapi tidak ada pembangunan sama sekali.

Lebih lanjut, dia katakan, pembagian dana BLT atau DD, juga tidak sesuai atau in-prosedural. Karena ada Perangkat Desa dan BPD juga dalam sangkaan, mendapatkan atau turut menikmati BLT, padahal, ada sebagian masyarakat belum  tercover BLT.

Bukan itu saja, ada beberapa laporan yang sudah kami sampaikan, kepada Kementerian dan Kepolisian. Bahwa, Pengadaan Mobil Desa tahun anggaran 2017 namun tidak diketahui, mobilnya ada dimana.

Sedangkan, terkait pembangunan rumah layak huni, sampai saat ini belum selesai. Sehingga, masyarakat berharap, terhadap  Bupati Seram Bagian Barat,  pihak Kepolisian Resort Seram Bagian Barat, Kejaksaan maupun, Inspektorat untuk segera menindaklanjuti laporan warga Desa Manusa guna ada langkah penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Untuk diketahui, Laporan dugaan korupsi ini, sudah disampaikan, sejak tertanggal 16 September 2022. Namun sampai hari ini, belum ditindaklanjuti oleh, Polres Seram Bagian Barat.     Dedi Weusa.

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending