Connect with us

Umum

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus BPJS Kejari Tanjung Perak Tindak Lanjuti 100 Badan Usaha Tidak Patuh

Published

on

Basudewa – Surabaya, Ketidakpatuhan 100 badan usaha guna pembayaran iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS), pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak akan bergerak cepat untuk menindaklanjuti berdasarkan Surat Kuasa Khusus, yang telah diberikan, BPJS kesehatan Cabang Surabaya.

Gerak cepat guna menindaklanjuti yakni, terkait kepatuhan badan usaha yang belum membayar iuran pertama kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Perihal diatas, disampaikan, Kajari Tanjung Perak, Aji Kalbu Pribadi, melalui, Kasi Intel, Putu Arya Wibisana, yang didampingi oleh, Kasi Datun, Rollana Mumpuni.

Pihak Kejari Tanjung Perak Surabaya, menyampaikan, terhadap para awak media tatkala usai menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, pada Selasa (27/9/2022).

” Ada 100 Badan Usaha yang tidak patuh dalam hal, pendaftaran kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), yaitu, belum melakukan pembayaran iuran pertama kepesertaan JKN KIS ,” ungkapnya.

Menurutnya,100 badan usaha tersebut, berada di Wilayah Hukum Kejari Tanjung Perak. Berdasarkan SKK, pihaknya selaku, Jaksa Pengacara Negara (JPN) akan melakukan bantuan hukum non litigasi Kepada BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, terkait ketidakpatuhan badan usaha tersebut.

” Yang jelas kita segera melaksanakan SKK ini dengan memberikan surat pemberitahuan maupun teguran kepada badan usaha yang tidak patuh dalam menyelesaikan pembayaran iuran kepesertaan JKN KIS ,” paparnya.

Upaya dengan bentuk surat pemberitahuan diharapkan pihak Kejari Tanjung Perak, agar Badan Usaha tersebut segera memenuhi kewajibannya.    MET.

Umum

Bandara Juanda Surabaya Raih Penghargaan Bandara Sehat 2022

Published

on

Basudewa – Surabaya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memberikan, penghargaan Bandar Udara Sehat 2022 kepada Bandara Internasional Juanda pada ajang Penganugerahan Tanda Penghargaan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2022 yang diselenggarakan, di Hotel Discovery Ancol, Jakarta.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar, menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya dan komitmen Bandara Juanda dalam menciptakan lingkungan bandar udara yang sehat, bersih, aman dan nyaman.

” Penghargaan ini, merupakan, buah kerjasama dari semua stakeholder yang ada di bandara dan tentu kami sebagai operator bandara selalu berupaya, memberikan, yang terbaik kepada pengguna jasa termasuk dari segi kebersihan dan kesehatan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung upaya Bandara Juanda dalam menciptakan lingkungan bandar udara yang bersih, sehat dan nyaman ,” imbuh Sisyani.

Penilaian Bandar Udara Sehat merupakan, program rutin yang dilaksanakan, oleh Kementerian Kesehatan tiap 2 tahun sekali.

Program rutin tersebut, sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2014, tentang Penyelenggaraan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat.

Adapun aspek dan indikator yang dinilai sehingga Bandara Juanda mampu meraih predikat Bandara Sehat adalah dalam hal penyelenggaraan kesehatan lingkungan, penataan sarana dan fasilitas, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja, peningkatan keamanan dan ketertiban serta aspek kelembagaan.

Dalam proses penilaian, tim penilai yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan dan profesional melakukan, tinjauan langsung ke lapangan yang sebelumnya, telah melakukan verifikasi video dan self assessment kepada objek yang dinilai.

Sementara, Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, menjelaskan, penghargaan ini, merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa dari berbagai sektor termasuk kebersihan dan kenyamanan.

” Hal ini menjadi bukti dan motivasi bagi kami untuk terus menjamin terciptanya, budaya dan lingkungan yang sehat secara konsisten di 15 bandara kelolaan Angkasa Pura I. Kami selalu memastikan, penyelenggaraan kesehatan di lingkungan bandara terlaksana dengan baik ,” ungkap Faik Fahmi.

Dalam hal, penyelenggaraan kesehatan di lingkungan bandara diantaranya, penyediaan air, pengelolaan limbah cair dan B3, kualitas udara, penghijauan, penyediaan kendaraan angkutan di bandara, pengelolaan sampah, pengawasan makanan, serta pengendalian vektor dan binatang penular penyakit di bandara.

Sedangkan, dalam hal penataan sarana dan fasilitas, di bandara kami selalu memastikan sarana dan bangunan di bandara tidak menimbulkan faktor risiko kesehatan masyarakat, tersedianya parkir kendaraan, tersedianya fasilitas promosi program kesehatan, tersedianya sarana toilet, peturasan, cuci tangan, dan saluran drainase serta fasilitas lainnya, yang dapat menciptakan lingkungan bandara yang sehat, aman dan nyaman.

Pada kegiatan tersebut, General Manager Bandara Juanda, Sisyani, menerima secara langsung penghargaan Bandar Udara Sehat 2022 dari Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono.

” Penghargaan sebagai Bandara Sehat merupakan motivasi untuk terus menjamin terciptanya, budaya dan lingkungan yang sehat secara konsisten. Kami akan terus mengevaluasi dan berinovasi agar predikat Bandar Udara Sehat akan tetap diraih oleh, Bandara Internasional Juanda di periode penilaian berikutnya ,” tutup Sisyani.  TIM.

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending