Connect with us

Hukrim

Persaja Laporkan Alvin Liem Ke Polda Jatim

Published

on

Basudewa – Surabaya, Gegara unggahan Alvien Liem di kanal YouTube yang menyerang institusi Kejaksaan berujung adanya, laporan Persatuan Jaksa RI (Persaja) di Polda Jatim, pada Jumat (23/9/2022), sekitar pukul 16.00 WIB.

Laporan tersebut, dilakukan Sekretaris Persaja, Darwati Lahang yang di beri kuasa dari Persaja wilayah Jawa Timur, guna melaporkan, Alvin Liem ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Hal yang mendasari, laporannya, yakni, dugaan melakukan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Institusi Kejaksaan Agung RI sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Informasi Tekhnologi Elektronik (UU ITE).

Sekretaris Persaja Beberkan Bukti Laporannya Di Polda Jatim.

Melalui informasi yang berhasil dihimpun, laporan bermula dari hari Kamis (22/9/2022), saat pengadu yakni, Sekretaris Persaja wilayah Jawa Timur, menemukan, unggahan Video pada YouTube channel yang di-posting melalui, akun YouTube Quotient TV, yang berjudul ” Kejagung Sarang Mafia Part 4 : Dugaan Konspirasi Oknum Indosurya “.

Konten you – tube tersebut, diunggah pada (22/9/2022). Dalam video dengan durasi lebih kurang 54 menit, 27 detik itu, juga menyatakan, bahwa dirinya, akan membuktikan, bahwa pernyataannya, itu benar dan bukanlah sebuah berita bohong.

Bahwa terhadap, unggahan Alvien Liem di media sosial youtube tersebut, tanpa melalui, proses klarifikasi serta menyebut, keseluruhan Jaksa tanpa terkecuali.

Sehingga, apabila ada yang di rugikan, terhadap unggahan tersebut, maka jalur yang di tempuh tidak melalui hak jawab sebagaimana di atur dalam UU Pers.

Upaya pelaporan, karena unggahan tersebut, bukan produk jurnalistik sebagaimana di atur dalam UU Pers.

Saat dikonfirmasi, Kasi Penerangan Hukum kejati jatim, Fathurahman, membenarkan, adanya, laporan terhadap Alvien Liem.

” Memang benar ada laporan tersebut, kita ikuti proses hukum selanjutnya ,” jawab Fathur singkat.

Sementara itu, dari pantauan dilapangan, puluhan karangan bunga berjejer didepan Kantor Kejati Jatim.

Pengiriman karangan bunga tersebut, sebagai bentuk dukungan dari berbagai elemen masyarakat kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk mengambil langkah hukum terhadap Alvin Lim yang menggugah konten di YouTube.

Dimana narasi tuduhan, yang di sampaikan, sangat merugikan, para Jaksa dan Institusi Kejaksaan RI.

Secara terpisah, Direktur Reskrimsus, Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi. Farman, saat dikonfirmasi, mengatakan, aduan tersebut, disampaikan oleh, Sekretaris Persaja wilayah Jatim, atas nama Darmawati Lahang.

Alvin diadukan, terkait video yang terunggah di kanal YouTube Quotient TV dengan judul ” Kejagung Sarang Mafia Part 4: Dugaan Konspirasi Oknum Indosurya “.

” Sifatnya, masih aduan. Proses selanjutnya, kami akan meminta keterangan pelapor maupun terlapor untuk diklarifikasi terkait peristiwa yang diadukan tersebut, juga mengumpulkan alat bukti ,” katanya, melalui layanan telepon seluler pada Sabtu (24/9/2022).

Dalam hal ini, Terlapor, Alvin Lim, juga akan dipanggil untuk diklarifikasi benar atau tidak membuat pernyataan sebagaimana tergambar dalam video yang dipersoalkan pihak Kejaksaan.

Setelah proses klarifikasi dan pengumpulan alat bukti maka langkah selanjutnya, ialah melakukan gelar untuk menentukan ada atau tidaknya, unsur pidana dalam peristiwa yang diadukan tersebut. “ Prosesnya seperti itu ,” ujarnya singkat.    MET.

 

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending