Connect with us

Daerah

Pekerjaan Puskesmas Sukorame Dan Karangpilang Modo Tanpa Papan Nama

Published

on

Basudewa – Lamongan, Pembangunan gedung Puskesmas Sukorame dan Puskesmas Karangpilang Kecamatan Modo, dalam pengerjaannya, diketahui, salah satu pelaksana pekerjaan tersebut, telah mengabaikan, ketentuan yang tertuang dalam dokumen kontrak pekerjaan.

Adapun, mengabaikan, ketentuan yang tertuang dalam dokumen kontrak pekerjaan yakni, pelaksanan pembangunan gedung Puskesmas Sukorame dan Puskesmas Karangpilang Kecamatan Modo, diindikasikan tanpa memasang papan nama.

Sebagaimana, diketahui, papan nama adalah bentuk transparansi paket pekerjaan yang mencantumkan, masa pekerjaan, besaran nilai proyek pembangunan dan nama perseroan yang melaksanakan pembangunan.

Bisa dibayangkan secara tidak langsung, pekerjaan yang tanpa memasang papan nama secara jelas telah melanggar aturan Undang – Undang RI Nomor.14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Bila melanggar ketentuan diatas, sanksi bagi pelaksana pekerjaan yakni, dapat di kenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu ) tahun dan / atau pidana denda paling banyak 500 Juta.

Hal lainnya, terkait ketentuan diatas yakni, melanggar Keputusan Presiden ( Keppres ) Nomor 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah di wajibkan untuk memasang papan nama proyek dan Perpres nomor 70 tahun 2012 tentang memasang plang proyek adalah wajib.

Terkait hal diatas, tim Basudewa, berkali-kali sudah mencoba guna melakukan konfirmasi atas indikasi pelanggaran tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan, yakni, ke Mandor pekerjaan, Konsultan pekerjaan maupun pekerja dilapangan.

Upaya konfirmasi menemukan jalan buntu, lantaran, tim Basudewa kerap mendapat jawaban berupa, tidak tahu.

Hingga berita ini diunggah, pekerjaan Puskesmas di dua wilayah masih terus berlangsung meski tanpa terpasangnya papan nama pekerjaan.   SPTN.

 

 

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending