Connect with us

Daerah

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Olahan Pisang Tongka Langit Menjadi Aneka Produk

Published

on

Basudewa – Maluku / Papua, Salah satu jenis tanaman pisang jenis Tongka Langit yang ada di Indonesia dan satu-satunya hanya ada di Kepulauan Maluku dan Papua, merupakan jenis tanaman unik dari tanaman pisang lainnya, yang ada di Indonesia.

Pisang jenis Tongka Langit memiliki keunikan berupa, karena tandannya bertumbuh ke atas dan apabila telah
masak, warna kulit buahnya merah kecoklatan dengan warna daging buah kuning sampai oranye.

Tampak Para Jemaat GPM Sersing Saat Ikuti Pelatihan Olahan Pisang Tongka Langit

Melalui data yang diperoleh, bahwa pisang Tongka Langit yang telah masak memiliki kandungan gula 55 %, kadar pro vitamin A dan total Karotenoid yang sangat tinggi mencapai 6360 g/100g serta kandungan gizi berkhasiat tinggi.

Pemanfaatan khasiat pisang ini, bisa diolah menjadi pangan segar, pangan minuman olahan maupun sebagai obat-obatan karena memiliki efek fungsional bagi kesehatan.

Beberapa manfaat pisang tongka langit, antara lain, meredakan panas dalam,
membersihkan ginjal, menjaga kesehatan pencernaan, melindungi tubuh dari penyakit kronis tertentu, seperti diabetes, jantung, dan kanker, membantu menurunkan demam, meningkatkan stamina tubuh.

Semua bagian dari pisang tongka langit, baik isi pisang maupun kulit pisang, dapat difungsikan, untuk sumber pembuatan pangan sehat bagi kebutuhan manusia.

Selain manfaatnya untuk kesehatan, pisang tongka langit yang telah diolah menjadi pangan segar dapat memberikan income bagi masyarakat.

Melihat peluang tersebut, Tim PKM UKIM yang terdiri, atas dosen dan mahasiswa berkolaborasi melakukan kegiatan
pelatihan dan pengolahan aneka produk pisang Tongka Langit kepada persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing, Sektor Zaitun pada (28/8/2022).

Tim PKM UKIM ini, terdiri atas, Ketua, Dr. Henky Herzon Hetharia, M.Th dan Dr. Johan Robert Saimima, M.A., sebagai anggota dengan melibatkan seorang mahasiswa Fakultas Teologi UKIM, Mex Hurulean.

Instruktur kegiatan pelatihan dan pengolahan aneka produk pisang Tongka Langit adalah K. Bakarbessy, yang dibantu oleh, Ike Watimena dan Ina Watimena.

Kegiatan PKM ini, dihadiri oleh, ibu-ibu dari Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat
GPM Sersing, Sektor Zaitun.

Sementara, Ketua PKM, Dr. Henky H. Hetharia, dalam arahannya, membuka kegiatan pelatihan dan pengolahan pisang Tongka Langit menjadi aneka produk pangan mengajak ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk memanfaatkan pisang Tongka Langit yang tumbuh di
sekitar mereka dengan baik supaya tidak terbuang begitu saja.

Masih menurut, Hetharia, menegaskan, bahwa buah pisang dan kulit pisang Tongka Langit tersebut, dapat diolah untuk menjadi aneka produk pangan yang bernutrisi tinggi dan bernilai ekonomis bagi setiap keluarga.

Adapun, tujuan kegiatan ini, untuk mengolah buah pisang dan kulit pisang Tongka Langit menjadi produk pangan yang beraneka ragam.

Terdapat lima jenis pangan yang
dihasilkan, dari pengelolaan pisang Tongka Langit dalam kegiatan PKM tersebut, yakni, Jus Pisang Tongka Langit, Dodol Pisang Tongka Langit, Selai Pisang Tongka Langit, Selai Kulit Pisang Tongka Langit dan Bolu Kulit Pisang Tongka Langit.

Kegiatan Pelatihan dan Pengolahan Aneka Produk Tongka Langit lantaran, adanya, keterlibatan K. Bakarbessy, yang dibantu oleh, beberapa ibu rumah tangga
dari Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing, Sektor Zaitun, yang mengarahkan dan melatih ibu-ibu peserta kegiatan PKM untuk mengolah buah pisang dan kulit pisang Tongka Langit menjadi produk pangan yang beraneka ragam.

Melalui, pantauan Basudewanews.com, dalam kegiatan PKM UKIM nampak para warga sekitar antusias mengikuti proses kegiatan dari awal sampai akhir.

Mereka memiliki kesan menarik dengan kegiatan tersebut. Mereka tercengang bahwa pisang Tongka Langit, hasil pertanian mereka ternyata, bisa diolah untuk menjadi aneka pangan yang beragam dan berkhasiat untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan berguna bagi kesehatan.

Ina salah satu peserta kegiatan PKM UKIM saat ditemui, Basudewanews.com, menyatakan, kesan akhir dari kegiatan PKM yakni, kagum pisang Tongka Langit bisa diolah menjadi makanan maupun minuman aneka produk.

Sama halnya, dengan Mira, yang mengatakan, dirinya senang sekali dengan kegiatan pelatihan dan pengolahan pisang Tongka Langit menjadi aneka produk.

Masih menurutnya, Mira, bahwa
kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi kami ibu-ibu, karena kami bisa terlatih mengolah buah pisang Tongka Langit yang tersedia di kebun kami menjadi jenis-jenis pangan, yang hasilnya, jika dijual dapat meningkatkan income keluarga maupun kelompok usaha kami di Jemaat GPM Siwang.

Sementara, K Bakarbessy kepada Basudewa news.com, mengatakan, kegiatan PKM ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu karena melalui, kegiatan PKM UKIM, ibu-ibu mendapat pengetahuan juga terampil untuk mengolah buah pisang Tongka Langit menjadi aneka produk pangan sehat.

Harapannya, pengolahan buah
pisang Tongka Langit menjadi aneka produk pangan ini, tidak berhenti pada saat berlangsung kegiatan PKM UKIM saja.

Namun kegiatan ini, akan terus di tindak lanjuti oleh, ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan supaya hasil produksinya, dapat dipasarkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga jemaat GPM Sering, Sektor Zaitun.    Dedi Weusa.

 

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending