Connect with us

Hukrim

Login Gojek Dengan Poto Orang Lain Achmad Bustomi Diadili

Published

on

Basudewa – Surabaya, Achmad Bustomi terpaksa mempertanggungjawabkan perbuatannya, di Pengadilan Negeri Surabaya, gegara login Gojek dengan menggunakan 2 akun dan Poto orang lain.

Dipersidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, Sabetania, dalam bacaan dakwaannya, Achmad Bustomi ditetapkan sebagai terdakwa atas sangkaan melakukan order fiktif dalam layanan aplikasi Gojek.

Hal lainnya, JPU, menyatakan, terdakwa dengan sengaja melakukan perbuatan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 46 ayat 3 Juncto pasal 30 ayat 3 Undang Undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Juncto Undang Undang RI nomor 19 tahun 2016.

Usai bacakan dakwaannya, JPU menghadirkan, 2 orang dari Jajaran Polda Jatim, guna dimintai keterangan sebagai saksi. Adapun, 2 saksi yang dihadirkan JPU yakni, Andi Setyawan dan Aji.

Andi Setyawan, mengawali keterangannya, berupa, bahwa dirinya, setelah menerima laporan dari masyarakat, selanjutnya, pada Rabu (18/5/2022), mendatangi tempat terdakwa.

Dalam upaya interogasi, diketahui terdakwa login aplikasi Gojek dengan menggunakan topeng (wajah orang lain).

” Ada 2 wajah yang berbeda digunakan terdakwa login di aplikasi Gojek ,” tuturnya.

Berdasarkan, laporan pihak Gojek, terdakwa kami amankan sembari menyita 2 Handphone yang digunakan terdakwa.

Menurut pengakuan, terdakwa terpaksa melakukan hal diatas lantaran, akun miliknya, di Suspect.

Atas keterangan saksi tersebut, Majelis Hakim, memberi kesempatan terhadap terdakwa guna menanggapi.

Dalam kesempatan, terdakwa mengamini keterangan saksi.
” Benar Yang Mulia !, namun, salah satu Handphone adalah milik orang tua, bukan miliknya ,” ungkap terdakwa.

Dipersidangan pekan berikutnya, JPU berencana menghadirkan, pihak Gojek untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

” Mohon sepekan ke depan, Yang Mulia, karena pihaknya, berencana akan menghadirkan saksi pelapor (pihak Gojek) ,” tutur JPU.     MET.

 

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending