Connect with us

Hukrim

Dokter Gigi Nurdanti Kabur Tak Bayar Uang Sewa Berujung Ke Meja Hijau

Published

on

Basudewa – Surabaya, Gegara belum bayar kost 1 tahun, Dokter gigi Nurdanti (terdakwa), terpaksa harus jalani proses hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (1/8/2022).

Dipersidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya,Ugik Ramantyo , menghadirkan, 3 orang saksi guna sampaikan keterangan.
Adapun, ke-tiga saksi yakni, Soekarjo, Roby dan Giri yang tak lain adalah mantan pegawai terdakwa.

Soekarjo mengawali keterangannya, berupa,
saat itu, terdakwa indekost di Wonorejo Surabaya, dan pinjam uang untuk membeli alat-alat untuk praktek.

” Totalnya, sekitar 304.500 Juta, dengan cara uangnya diambil oleh terdakwa sebanyak 20 kali ,” beber saksi.

Masih menurut Soekarjo, pada forum mediasi, terdakwa sudah mengakui, semuanya dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut pada (15,/11/2012).

Namun, pada (14/11/2012), terdakwa malah kabur dan sulit dihubungi serta uang kost selama 1 tahun juga belum bayar.

Soekarjo menambahkan, melalui informasi yang diterima, kalau terdakwa itu tertangkap di Bekasi terkait, penipuan sebesar 1 Milyard.

” Saya mendapatkan informasi kalau terdakwa itu ditangkap di Bekasi terkait perkara penipuan sebanyak 1 Milyard,” imbuhnya.

Usai Soekarjo, menyampaikan keterangan, Majelis Hakim, Dewantoro, memberi kesempatan terhadap terdakwa guna menanggapi.

Sesi selanjutnya, Giri dalam keterangannya, mengatakan, terkait perkara ini, orang tuanya (Soekarjo) pernah bercerita uangnya dipinjam oleh terdakwa.

Sementara, Roby dalam keterangannya, mengatakan, bahwa dirinya, pernah bekerja dengan terdakwa saat buka praktek di Jalan. Diponegoro, Surabaya. Terkait,  perkara ini, saya baru tau setelah ada panggilan dari Polrestabes Surabaya.

Usai ke-tiga saksi, menyampaikan keterangan, Majelis Hakim, Dewantoro, memberi kesempatan terhadap terdakwa guna menanggapi.

Dalam tanggapan, terdakwa, mengamini keterangan para saksi.
” Terkait, penangkapan di Bekasi itu, saya sebagai penanggung jawab, Yang Mulia “, ucap terdakwa.

Berdasarkan surat dakwaan, ikhwal perkara yakni, terdakwa menyewa rumah milik Soekarjo yang terletak di Jl. Wonorejo I / 65 Surabaya, untuk digunakan tempat praktek Klinik Gigi selama 1 tahun dengan uang sewa perbulannya sebesar 2 Juta.

Selain menyewa, terdakwa meminjam uang guna membeli peralatan medis untuk buka praktek klinik.

Usai kebutuhan terpenuhi, terdakwa justru malah tidak membayar uang sewa selama 1 tahun sebesar 24 Juta. Bahkan, saat saksi menagih terdakwa malah pergi meninggalkan rumah sewaannya.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat sebagaimana yang diatur dalam pasal 378 KUHP Juncto pasal 64 Ayat (1) KUHP.   MET.

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending