Connect with us

Peristiwa

Lokasi Tempat Pengisian Alat Pemadam Kebakaran ( APAR) Memakan Korban Meninggal

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Peristiwa meledaknya, tempat usaha pengisian Alat Pemadam Kebakaran (Apar) CV.Mandiri Arta Sentosa yang beralamatkan di Jalan.Lebak Rejo III, Surabaya, memakan korban meninggal dunia berbuntut maraknya, dugaan terkait legalitas izin usaha.

Terkait legalitas tempat usaha tersebut, melalui hasil klarifikasi tim basudewanews.com, terhadap Lurah Dukuh Setro, Surabaya, Ahrul Fahziar, menerangkan, terkait permasalahan ini baru tau kalau ada kejadian kecelakaan kerja. Pihaknya, dimintai tolong untuk menyediakan mobil ambulance dan setahu saya itu sudah ditangani oleh pihak kepolisan.

Disinggung terkait legalitas atau izin usaha disampaikan, Ahrul Fahziar, berupa, kami masih mengecek di lokasi kejadian serta akan memanggil pemilik usaha tersebut, pada Senin (18/7/2022).

Sementara, Kanitreskrim Polsek Tambaksari Surabaya, Iptu.Agus Suprayogi, membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut, yang berdampak menelan korban jiwa yakni, Soehardjono Jafianto (55), warga Jalan Karangasem 3, Tambaksari.
“Iya benar. Korban tewas adalah karyawan akibat terkena ledakan saat mengisi alat pemadam ringan dengan tabung oksigen,” ungkapnya.

Hingga berita ini diunggah, pihak Polsek Tambaksari Surabaya, masih melakukan penyelidikan terkait ledakan Apar sebagai penyebab hilangnya nyawa seseorang.
” Dengan memeriksa pemilik rumah dan menyita barang bukti (BB) peralatan yang digunakan pengisian Apar, pihaknya, akan mendalaminya. Sedangkan, jenazah korban dilarikan ke RSUD Dr.Soetomo guna dilakukan identifikasi dan visum ,” ujarnya.

Dari keterangan saksi mata, mengatakan, bahwa pada hari Kamis (147/2022), sekitar pukul 10.30 WIB, saat itu Korban berkerja sendirian melakukan pengisian ulang tabung Apar berukuran 3 Kg kemudian secara tiba-tiba terdengar suara ledakan.
” Akibat suara ledakan membuat saksi mencari sumber suara ledakan tersebut dan diketemukan kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” bebernya.

Perlu diketahui, CV. Mandiri Arta Sentosa sudah berdiri sejak tahun 2013 silam, bergerak dalam bidang pengisian ulang tabung Apar.

CV.Mandiri Arta Sentosa, dengan Direktur, Erni Setiawati Jafianto, diduga telah lalai guna menerapkan Standar Operasional Perusahaan (SOP) tentang keselamatan kerja hingga mengakibatkan salah satu karyawannya menjadi korban meninggal dunia.        MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Peristiwa

Mengenang Mendiang Ketua Dewan Pers Jurnalis Surabaya Gelar Doa Bersama Depan Monumen Pers

Published

on

Basudewa – Surabaya, Beberapa jurnalis Surabaya, gelar doa bersama guna mengenang 7 hari wafatnya, Ketua Dewan Pers, Prof.Dr.Azyumardi Azra.CBE.

Doa bersama, digelar depan Gedung Monumen Pers Surabaya, pada, Jumat (23/9/2022).

Sebelum digelar doa bersama, Martudji selaku, Ketua Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) dalam kesempatan, menyampaikan, inisiatif rekan rekan jurnalis Surabaya, dengan menggelar doa bersama guna mengenang mendiang Ketua Dewan Pers adalah bentuk solidaritas.

” Dirinya, bangga terhadap rekan rekan jurnalis di Surabaya, hingga detik ini, masih bersemangat menggelar doa bersama. Ini adalah bentuk solidaritas ,” ungkapnya.

Dirinya, juga menyentil, masih adanya, bentuk kekerasan yang terjadi terhadap kuli tinta seperti halnya, yang terjadi di Karawang.

Lebih lanjut, maraknya, pemberitaan kekerasan terhadap jurnalis di Karawang, yang dilakukan oleh, ASN adalah sangat keji, biadab dan tak berperikemanusiaan.

Atas peristiwa tersebut, dirinya, berharap, solidaritas rekan rekan jurnalis Surabaya, tidak surut untuk berupaya, terhadap pihak-pihak terkait guna memberikan sanksi pidana terhadap pelaku.

Selain itu, dirinya, memohon persetujuan rekan rekan guna melayangkan surat secara resmi ke Kemendagri.

Melayangkan surat ke Kemendagri dengan harapan, agar seluruh para abdi negara yang digaji oleh, rakyat agar tidak melakukan hal yang sama terhadap jurnalis di masa mendatang.   TIM.

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending