Connect with us

Hukrim

Meski Majelis Hakim Sebut, Notaris Edy Yusuf Melacurkan Diri Bak Asongan Tuntutan JPU Hanya 18 Bulan Bui

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, agenda bacaan tuntutan bagi Notaris Edy Yusuf sebagai terdakwa, bergulir Rabu (6/7/2022), di ruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya.

Dipersidangan sebelumnya, meski Majelis Hakim menyebut, Notaris Edy Yusuf (terdakwa) melacurkan diri bak asongan yang menawarkan barang dagangan, dipersidangan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, hanya menuntut pidana bui selama 18 bulan bagi Notaris Edy Yusuf.
” Menuntut dengan hukuman pidana penjara terhadap Notaris Edy Yusuf selama 18 bulan, dengan perintah agar Notaris Edy Yusuf dilakukan penahanan sampai dengan putusannya, berkekuatan hukum tetap ,” ucap JPU.

Untuk diketahui, dalam perkara tersebut, selain Notaris Edy Yusuf, JPU juga menetapkan Dudy Ferdinand sebagai terdakwa dalam berkas terpisah. Sedangkan, JPU juga menuntut pidana penjara selama 18 bulan juga.

Pada persidangan sebelumnya, yakni, agenda pemeriksaan terdakwa ada hal yang
memantik Majelis Hakim menyebut, Notaris Edy Yusuf melacurkan diri bak asongan lantaran, melalui, keterangan Notaris Edy Yusuf (terdakwa) bahwa penandatanganan akad di lakukan di Bandara Juanda Surabaya, bukan di kantor.
” Saudara adalah pejabat kenapa mau diajak tanda tangan di Bandara Juanda, kenapa tidak tanda tangan di kantor ? , kayak asongan ,” tutur Majelis Hakim.

Dampak dari hal diatas, diketahui sertifikat yang dijaminkan untuk agunan di Koperasi Delta Pratama Jatim tidak bisa dilakukan Check-in karena tidak valid dan ternyata bodong.

Hal lainnya, baik Notaris Edy Yusuf (terdakwa) dan Dudy Ferdinand (terdakwa) diduga telah sekongkol. Pasalnya, kehadiran orang tua Dudy Ferdinand (terdakwa) menghadap notaris juga melakukan tandatangan di persidangan Notaris Edy Yusuf (terdakwa) mengatakan, tidak paham jika yang hadir orangnya berbeda serta tanda tangan nya pun juga berbeda-beda.

Pengakuan unik, di sampaikan Dudy Ferdinand (terdakwa), bahwa selama pencairan pinjaman di Koperasi Delta Pratama Jatim, sebesar 800 Juta masuk ke rekening Notaris Edy Yusuf (terdakwa) dan dirinya, hanya menerima 150 Juta.
” Yang Mulia selama pencairan pinjaman hingga ke ranah pengadilan saya hanya terima uang 150 Juta ,” bebernya.   MET.

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending