Connect with us

Hukrim

Gugatan Sutrisno Dikabulkan Sebagian Dan Majelis Hakim Tolak Dalil-dalil Para Tergugat

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, agenda bacaan Amar Putusan atas perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Sutrisno sebagai Penggugat terhadap Sri Atminah selaku, Tergugat I dan Khoswatun Hasanah selaku, Tergugat II serta Sardi sebagai turut Tergugat I dan turut Tergugat II, Sukamto, bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (8/6/2022).

Adapun, bacaan Amar Putusan Sang Majelis Hakim yakni, M. Taufik Tatas, berupa, mengabulkan sebagian gugatan Sutrisno sebagai Penggugat serta membebankan biaya perkara terhadap Tergugat.

Dalam pertimbangan Majelis Hakim, mengabulkan Penggugat sebagian berdasarkan, pertimbangan dalil-dalil yakni, terkait obyek yang diperkarakan, bahwa Sutrisno sebagai Penggugat membeli obyek tersebut, sejak 25 Juli silam.

Bahwa kemudian Sutrisno memiliki surat hak milik (sertifikat) dan telah dibangun sebuah bangunan di peruntukan Tergugat untuk tempat tinggal dan selebihnya, akan disewakan.

Bangunan yang telah disekat-sekat, kemudian pada medio 2004 para Tergugat diberi izin tinggal untuk sementara waktu.

Masih menurut Majelis Hakim, bahwa Sutrisno (Penggugat), tidak pernah terima biaya uang sewa dari para Tergugat.

Berlandaskan, hal diatas, yakni, Sutrisno (Penggugat), tidak pernah terima uang sewa dari para Tergugat maka melalui, Penasehat Hukumnya, Khoirul menganggap timbul Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Dalam hal gugatan PMH, melalui pertimbangan, Majelis Hakim menyatakan, para Tergugat bukan saudara kandung dengan Sutrisno (Penggugat) dan para Tergugat menempati rumah tanpa membayar sewa lantaran, diberi izin Sutrisno Penggugat untuk tinggal maka bukanlah sebuah Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Hal lainnya, terkait bukti bukti kedua pihak baik Penggugat maupun para Tergugat guna menentukan siapa pemilik obyek yang disengketakan setelah meninggalnya orang tua Sutrisno maka Majelis Hakim dalam pertimbangan bahwa obyek yang berlokasi di Kemlaten bahwa surat bukti Sutrisno (Penggugat) adalah pemiliknya.

Sedangkan, bukti para Tergugat terkait obyek tersebut, tidak ada bukti surat sebagai pemilik obyek yang diperkarakan.

Majelis Hakim menimbang, obyek tanah Kemlaten Surabaya, berdasarkan surat bukti Sutrisno adalah pemilik dengan cara membeli kepada pemilik sebelumnya yakni, Supiah.

Berdasarkan, para Tergugat diberi izin Sutrisno (Penggugat) untuk menempati sementara waktu maka dalil gugatan Penggugat adanya PMH ditolak Majelis Hakim.
” Mengabulkan gugatan Sutrisno (Penggugat), sebagian dan menolak dalil dalil para Tergugat serta menghukum para Tergugat guna dibebankan biaya yang timbul atas perkara tersebut ,” pungkas Majelis Hakim.      MET.

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending