Connect with us

Daerah

Misa Pontifikal Uskup Diosis Amboina Tebar Satu Cinta Seribu Senyum Bagi Penghuni Bumi Jargaria

Published

on

Kepulauan Aru-basudewanews.com, Kegiatan Misa Pontifikal Perdana, yang di pimpin langsung oleh, Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra bagi Umat katolik di wilayah kabupaten Kepulauan Aru, dengan Tema “Satu Cinta Seribu Senyum”.

Misa berlangsung di lapangan umum Yos Sudarso Dobo, Jalan. Ali Moertopo Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau, Aru Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku , Minggu (05/6-2022).

Melalui pantauan basudewanews.com,
turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Panitia Syukuran Pentabisan Uskup Diosis Amboina, Udin Belsigaway beserta istri, Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Aru, Drs. Gabriel El, Sekretaris Pengadilan Negeri Dobo,Manstuentus Patti, Para Pimpinan OPD Kabupaten Kepulauan Aru serta para umat Katolik Kepulauan Aru.

Adapun Susunan acara Misa sebagai berikut, Ritus pembuka diantaranya, Lagu pembukaan,Tanda salib dan salam, Pengantar seruan tobat dan Doa kolekta.

Sesi lainnya,Liturgi sabda diantaranya,
Bacaan pertama (Kisah Rasul 2:1-11), Bacaan kedua (Roma 8:8-17),Bait pengantar Injil, Homili dan Doa umat.

Sesi berikutnya, Liturgi Ekaristi diantaranya,
Lagu persembahan, Doa atas persembahan,
Prefasi Pentakosta, Doa syukur Agung, Doa
damai, Persiapan Komuni dan Komuni serta Doa sesudah Komuni.

Sedangkan, sesi Ritus penutup diantaranya,
-Berkat dan Pengutusan, Pengurusan juga
Lagu penutup.

Disela-sela sesi diatas, Uskup Diosis Amboina Mgr Seno Ngutra Al menyampaikan, kotbahnya, yaitu, kehidupan manusia harus mengikuti ajaran Kristus.

Diosis Amboina, selalu mendoakan para muridnya serta mengajarkan agar para muridnya hidup dalam cinta kasih, hidup dalam persaudaraan, hidup dalam sikap saling mengasihi, satu sama lain.

Karena itu hari ini, kita merayakan pentakosta hari lahirnya gereja, hari dimana Roh Kudus turun atas para rasul, memberikan kekuatan, memberikan penghiburan, memberikan semangat kepada mereka, untuk mulai tampil mewartakan cinta kasih Allah kepada dunia dan seperti kita dengarkan pada bacaan kita yang pertama tadi.

Terlebih lagi, ketika Roh Kudus itu turun kepada para Rasul lalu orang-orang yang ada di sekitar mereka hari messapotamia, Persia dan dari negeri lain, mendengarkan para rasul berbicara di dalam bahasa-bahasa mereka.

Atas cara yang istimewa ini para misionaris, telah datang di bumi Jargaria ini. Mereka sebelumnya, tidak pernah tahu, bagaimana mereka mendapatkan hak bicara, dalam bahasa orang orang fasik yang mendorong mereka untuk datang ke sini adalah Roh Kudus sendiri.

Karena cinta lah, mereka datang, mereka tidak pernah mengenal orang-orang di bumi Jargaria ini. Walaupun mereka tidak mengenal bahasa-bahasa asli, bahasa daerah, tetapi karena kekuatan cinta lah, mereka datang di bumi Jargaria ini, dan apa yang terjadi ?.

Memang pada awalnya tidak dapat berbicara dalam bahasa anda, yang mereka tawarkan adalah bahasa kasih, bahasa cinta, senyum bagi orang – orang di Aru ini. Karena itu benarlah apa yang dikatakan, dalam kata pengantar, bahwa perayaan hari ini, menjadi perayaan, dimana kita bersyukur.
” Bersyukur karena Tuhan begitu mencintai Tanah ini, lewat beragam agama. Tuhan mau hadir di tengah-tengah anda sekalian orang -orang Aru orang -orang di bumi Jargaria ini supaya di dalam hati mu, ada cinta, ada damai, ada pengampunan dan ada kasih sayang ,” pesan Diosis Amboina.

Karena Itu, kita bisa mengatakan, dimana ada cinta di situ Allah hadir.

Allah tidak hadir di dalam diri orang-orang yang membenci, Allah tidak hadir dalam orang-orang yang iri hati dan dendam, Allah tidak pernah hadir di dalam diri orang-orang yang berkelahi, orang-orang yang saling mengancam dan membunuh hari ini ketika kita ada dalam hari turunnya Roh Kudus.
” Kita membayangkan, lebih dari pada itu kita yakin, bahwa hari -hari ini-pun Roh Kudus turun atas tanah ini, Roh Kudus turun atas tanah Jargaria ini dan Roh Kudus turun kepada setiap orang yang tinggal di bumi ini ,” terang Diosis dalam khotbahnya.

Bila hari-hari ini, hati kita diliputi oleh cinta, hati kita di warnai dengan toleransi beragama, kita melihat orang lain sebagai saudara kita, maka mulai hari ini, buatlah hanya kedamaian yang di rasakan oleh, masyarakat di Kepulauan Aru ini.

Biarlah hanya keterangan hidup, yang dialami oleh setiap insan apapun sukumu, apapun agamamu yang tinggal di tanah yang indah permai ini yang penuh dengan kekayaan. Jika Tuhan menginginkan anda untuk hidup di tanah ini, itu berarti anda membawa di dalam dirimu Roh Allah sendiri tidak seperti di katakan, dalam bacaan yang kedua tadi, bahwa kita ada komplit ketika kita ada perselisihan maka anda hidup menurut daging, menurut finansial, maka keinginan Allah tidak seperti itu.
” Yang ada di dalam Allah hanyalah cinta, hanyalah pengampunan. Maka agama apapun yang kita anut adalah jalan terindah bagi pemeluknya, untuk mewartakan cinta Allah, cinta Tuhan kepada sesama ,” ungkapnya.

Jika anda mengatakan, bahwa anda umat beragama, tetapi hidup dalam kebencian, permusuhan maka ada sesuatu yang salah didalam dirimu.
” Perbaiki dirimu mulai dari sekarang. Dan akhirnya, kita menyelami bahwa hari -hari ini Tuhan melawat kita semua di tanah ini, dan siapapun anda saat ini, entah kecil atau besar, miskin atau kaya, pintar ataupun tidak, siapapun anda, tetapi mulai saat ini, mulai hari perayaan ini, anda dipakai anda dipilih oleh, Allah menjadi alat cinta bagi semua orang. Marilah kita satu dalam satu cinta dan menyebarkan cinta itu lewat Seribu senyum yang kita bawa mulai dari perayaan ini kepada sesama kita !, Tuhan memberkati ,” pinta Diosis Amboina.

Dalam kegiatan misa pontikal Perdana oleh, Uskup Diosis Amboina Mgr Seno Ngutra di wilayah kabupaten Kepulauan Aru, Makoramil 1503-03/ Dobo, di jadikan daerah persiapan untuk pelaksanaan persiapan Uskup dan para Pastor menuju tempat misa ( Lapangan umum Yos Sudarso Dobo).
Kabiro Maluku.

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending