Connect with us

Daerah

Tindaklanjuti Arahan KPK, BPKAD Kepulauan Aru Tertibkan Aset Daerah

Published

on

Kepulauan Aru-basudewanews.com, Reaksi positif berupa, menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pencegahan diantaranya, berkaitan dengan penggunaan anggaran dan penertiban aset – aset negara di daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, kembali melakukan penertiban aset – daerah, Kamis (19/5/2022).

Kali ini penertiban aset – aset negara di daerah yang berjuluk kota mutiara indah lestari itu difokuskan ke aset tanah
yang selama ini masih dikuasai oleh, beberapa warga kota Dobo, Kecamatan Pulau – pulau Aru.

Dalam pelaksanaannya, Kepala BPKAD, Yakop Ubyaan melibatkan Kejaksaan dan kepolisian serta Bagian Hukum Setda Kabupaten Kepulauan Aru dan Satpol PP.

Sekretaris daerah, Mohamad Jumpa, kepada basudewanews.com, mengungkapkan, penertiban aset daerah dilakukan karena masalah aset di Kabupaten Aru dari dulu sampai sekarang belum terdata dengan baik. Karena tidak terdata dengan baik, sehingga membebani keuangan daerah, terutama untuk aset bergerak dalam hal ini kendaraan dinas.

Masih menurutnya, baru-baru ini, KPK bersama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) melakukan sosialisasi tentang pencegahan  diantaranya, berkaitan dengan penggunaan anggaran dan penertiban aset.

KPK saat itu meminta BPKAD di seluruh wilayah Indonesia untuk melakukan penertiban aset – aset negara di daerah seperti yang sudah dilakukan KPK di daerah lainnya.

Nah !, BPKAD Kabupaten Aru, sebelumnya sudah melakukan  penataan baik  aset kendaraan, tanah dan bangunan.  Khusus untuk aset kendaraan dinas yang akan ditertibkan, lanjut Moh Jumpa, kalaupun ada  dari kendaraan tersebut, keberadaannya sudah tidak jelas  maka pihaknya akan menelusuri di mana kendaraan itu.
” Kalau sama sekali tidak ada, maka itu akan kami sampaikan kepada KPKNL, apa solusi selanjutnya, guna melakukan lelang ataupun penghapusan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,’’ jelasnya.

Selain itu, sesuai arahan KPK, pihaknya, akan mendata seluruh aset, termasuk aset tanah. Jika memang dalam penertiban seperti yang dilakukan hari kemarin Rabu (19/5/2022) dan ditemui ada warga yang sudah menguasai lahan Pemda maka pihaknya, akan melakukan penertiban.
” Penertiban akan dilakukan bersama kejaksaan, kepolisian, bagian hukum dan Satpol PP. Namun yang akan dilakukan terlebih dahulu yaitu, secara persuasif dan jika cara persuasif tidak bisa maka akan dilakukan penyitaan,”tandasnya.

Sementara pantauan, basudewanews.com, penertiban aset tanah milik pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Aru, dilaksanakan di beberapa titik yakni kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru,dengan No. SHP 25.02.03.03.4.00004 Luas 10.980 M2
kemudian bergerak menuju Lahan kedua yang bertempat di Jalan. Cendrawasih ( Puncak depan gereja Pentakosta Dobo ) kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-pulau Aru, dengan Nomor SHP 25.02.03.03.4.00005 luas 4.947 M2 dan lahan ketiga tanjakan Jalan puncak dengan No.SHP 25.02.03.03.1.00007 Luas 714 M2

Pada tititik – titik tersebut, dilaksanakan pengukuran dan pemasangan Patok Kepemilikan tanah milik Pemerintah kabupaten Kepulauan Aru.

Terpantau, dalam pelaksanaan penertiban aset tanah tersebut, di temukan 22 bangunan pribadi milik warga di atas lahan tersebut, dengan perincian 18 bangunan permanen dan 4 bangunan semi permanen.

Sampai dengan saat ini belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk mengatasi, bangunan atau rumah yang berdiri di atas lahan tersebut.   Biro Maluku.

Daerah

SK Pertina Aru. Akhirnya Diterbitkan Pengprov Maluku

Published

on

Kepulauan Aru-basudewanews.com, Sekian lama Pengurus Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kabupaten Kepulauan Aru, tidak aktif, tidak ada atlet tinju amatir sebagai panutan anak-anak muda, tidak ada lagi penyelenggaraan tinju dan tidak ada lagi penonton bisa hadir di arena bahkan berhenti seolah-olah penundaan yang tiada berujung. Kini, beberapa kalimat yang tersemat diatas layak dikesampingkan.

Harapan baru dengan menjaga gairah agar semarak dunia tinju Amatir di Maluku, kembali terlahir juga tantangan besar menanti seberapa efektif para pengurus Pertina Aru, yang baru bisa mengembalikan sisi prestasi di era Bupati Tedy Tengko (almarhum).

Asa baru, yang dimaksud adalah Pengprov Maluku telah menerbitkan SK Pertina serta
mantan Ketua Pertina Aru, Ongky Nanulaita, telah menunjuk Hein Warkor untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Pertina Aru.
” Perjuangan panjang untuk membangkitkan kembali tinju Amatir di Aru, maka saya serahkan kepemimpinan guna dipikul oleh, Hein Warkor dengan harapan agar timbul inisiatif beberapa atlit senior tinju Amatir untuk kembali berlaga ,” ungkap Ongky Nanulaita.

Perihal resminya SK maupun penyerahan kepemimpinan dari Ongky Nanulaita kepada Hein Warkor sebagai Ketua Pertina Aru, ditanggapi secara serius oleh, Ketua Pertina dan KONI Maluku, Ramli Umasugi.

Adapun, yang disampaikan Ramli Umasugi kepada basudewanews.com, yakni, sebuah penantian yang cukup panjang bagi atlit petinju amatir di daerah Maluku, karena vakum. Kini, dengan adanya SK serta Ketua Pertina yang baru, diharapkan akan kembali menggairahkan para atlit di daerah untuk bisa tampil kembali berlaga guna mewakili beberapa wilayah di Indonesia.
” Dengan adanya dorongan dari mantan Ketua Pertina Aru, Ongky Nanulaita, berupa penyerahan tampuk kepemimpinan terhadap Hein Warkor, diharapkan bisa membangkitkan kembali para pengurus guna aktif di Pertina Aru ,” ujarnya.

Menurut salah satu nara sumber yang namanya tidak ingin dicantumkan, mengatakan, sangat disayangkan, kalau tinju Amatir di Aru, Vakum (berhenti). Pasalnya, banyak sekali anak anak muda yang ingin untuk berlatih tinju tapi entah mau latihan di mana ?.
” Bakat maupun hobi anak-anak muda mau disalurkan ke mana ?. Sementara, sasana tinju dan pengurus Pertina tidak ada ,” ungkapnya, kepada Basudewanews.com, saat berada di Warkop Jalan. Cendrawasih
Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru, pada Sabtu (25/05-2022).

Lanjut Nara sumber, di era Bupati, Tedy Tengko (almarhum), tinju di Aru, dari sisi prestasi sangat top. Bahkan Aru, pernah mendapat Juara Umum Walikota Cup Tahun 2008.

Di tahun 2010, dunia tinju pernah diselenggarakan kejuaraan Tinju di Dobo. Sayangnya, setelah itu, penyelenggaraan kejuaraan tinju sudah tidak terdengar lagi di Aru.
” Semuanya bungkam entah kenapa ?. Padahal mantan atlit tinju masih ada di kota Dobo. Maka Nara sumber berharap, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, jangan tutup mata untuk membantu mereka Pengurus Pertina karena Tinju adalah salah satu mata olah raga bergengsi di Indonesia bahkan dunia ,” pungkasnya.
Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending