Connect with us

Daerah

Maraknya Pemberitaan Jual Ikan Busuk. Eduard Piliang : Kami Terima Koreksi Demi Perbaikan Yang Lebih Baik

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Maraknya pemberitaan terkait, penjualan ikan busuk yang menuai protes dari beberapa pegawai PSDKU Dobo, ditanggapi oleh, pemilik rumah makan Padang “Sari Minang” Eduard Piliang berupa, bahwa rumah makan padang “Sari Minang” tidak ada niat sama sekali menjual ikan yang tidak layak di konsumsi. Hal klarifikasi disampaikan langsung kepada tim basudewanews.com, pada Rabu (4/4/2022).

Masih menurutnya, pada (27/4/2022), ada 600 potong ikan yang disebarkan lewat nasi bungkus maupun yang makan di warung.
Namun, hanya 15 pelanggan saja yang memprotes kalau ikan busuk.
” Ikan yang di jual adalah ikan putih dan paling enak jika dikonsumsi untuk nasi padang jika telah di bungkus harus dimakan kurang dari 3 atau 2 jam ,” ungkapnya.

Lebih lanjut, jika nasi bungkus dikonsumsi lebih dari 3 jam maka sudah tentu makanan padang tersebut akan rusak atau busuk. Jadi bisa saja para pelanggan saat beli nasi padang yang sudah bungkus mereka makan sudah lebih dari 3 jam.

Eduard Piliang menambahkan, dirinya menerima segala masukan dan koreksi dari masyarakat sehingga mereka (karyawan) lebih hati hati dalam menyiapkan makan bagi pembeli atau pelanggan.
” saya atas nama pemilik Rumah Makan Padang yang operasi di Maluku Tenggara dan Aru sangat berterima kasih kepada para konsumen sejauh ini, sebagai kontrol bagi rumah makan padang ” Sari Minang “, sehingga kami lebih hati – hati dalam menyiapkan makanan khususnya, nasi dan ikan agar tidak ada lagi kecolongan ,” paparnya.

Eduard Piliang, menyampaikan, dirinya sejak umur 11 tahun sudah bekerja di rumah makan padang dan telah memiliki sendiri warung padang di Tual sejak 15 tahun.

Hal tersebut, telah menyiratkan, sebuah arti bahwa tidak ada niat jahat atau merugikan konsumen. Mungkin saja dalam setahun terjadi kecolongan satu atau dua kali dan itu adalah kesalahan murni kami sebagai manusia.

Hal lainnya, Eduard Piliang menyampaikan, terima kasih kepada pelanggan khususnya, pegawai PSDKU yang sempat memprotes kepada kami dan ini akan kami benahi guna memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.
” Saya sangat senang sekali ada masukan dan kritikan baik lewat media maupun penyampaian langsung kepada kami demi pembenahan ke depan, untuk itu, kami akan melayani konsumen lebih baik lagi. Saya telah ingatkan kepada semua karyawan untuk terus bekerja dengan hati hati dan jangan kecolongan lagi,” tegasnya.

Diujung pembicaraan, Eduard Piliang berpesan, bagi pelanggan atau pembeli makanan padang jika di bungkus hendaknya langsung di makan jangan disimpan sampai lebih dari 3 jam, maka sudah tentu akan membusuk.

Pesan lainnya, yakni, Eduard Piliang mengajak semua pelanggan ataupun masyarakat jangan ragu makan di rumah makan padang ” Sari Minang ” karena karyawan akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.
” Dijamin tidak ada yang mengecewakan. Apalagi menyangkut kesehatan dan nyawa manusia, kami akan jaga nama baik rumah makan Padang Sari Minang ,” pungkasnya.
Dedi Weusa.

 

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending