Connect with us

Daerah

Ahli Waris Warga Sawotratap Meradang Obyek Tanah Beralih Sertifikat

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Beberapa ahli waris yang tinggal di Jalan.Nala RT VI RW VI Kelurahan Sawotratap Sidoarjo, meradang lantaran, kesulitan guna mengurus surat keterangan ahli waris. Kesulitan mengurus surat keterangan ahli waris di tingkat Kelurahan Sawotratap Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, berdampak beberapa Leer dengan perkiraan tiap Leer sekira 1732.101 M2 beralih ke orang lain bahkan sudah bersertifikat padahal, beberapa ahli waris merasa tidak pernah menjual kepada siapapun.

Hal diatas, disampaikan beberapa warga maupun ahli waris yang didampingi Penasehat Hukum, I Ketut Suardana saat dihadapan beberapa awak media.

Dikesempatan tersebut, Penasehat Hukum, I Ketut Suardana, memaparkan, bahwa atas obyek milik ahli waris dengan bukti kepemilikan buku Letter C telah beralih menjadi sertifikat atas nama orang lain.

Mengetahui hal demikian, Penasehat Hukum I Ketut, melapor ke Polda Jatim, atas adanya dugaan pemalsuan surat jual beli tanah dengan luas sekira 1.859 M2 yang dilakukan oleh, M.Sugeng. Sebagaimana dalam bukti lapor yakni,tanggal (20/5/2021), Nomor : TBL – B/303/V/RES 1.2./2021/UM/SPKT Polda Jatim.

Masih menurutnya, kemungkinan pekan depan, pihak penyidik Polda Jatim, akan mengirimkan surat tertulis mengenai hasil gelar perkara tersebut.

Salah satu warga, menuturkan ikhwal perkara obyek milik ahli waris yang beralih menjadi sertifikat atas nama orang lain.

Peralihan obyek milik ahli waris Asmono (almarhum) menjadi sertifikat karena patut diduga M.Sugeng mengajukan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo, berdasarkan sporadik yang diindikasikan dikeluarkan oleh, Kepala Desa (Kades).

Sayangnya, pengajuan sertifikat di BPN Sidoarjo, keburu diketahui ahli waris sehingga, para ahli waris melayangkan surat keberatan terhadap BPN Sidoarjo. Alhasil, pihak BPN menolak pengajuan sertifikat tersebut.

Secara terpisah, Edi Siswoyo, salah satu warga yang mengetahui persis praktek kotor karena secara tidak langsung dirinya pernah disuruh guna membeli segel di Kantor Pos yang ada di Surabaya.
” Saya pernah disuruh membeli segel dengan tahun 1997 di Surabaya “, ujarnya.

Lebih lanjut, bukti kepemilikan ahli waris selain buku Letter C yaitu, akta kematian Asmono di tahun 1992 namun, alasan dasar M.Sugeng ajukan sertifikat ke BPN yaitu, surat keterangan jual-beli tanggal (20/4/1997).

Dalam pemaparannya, bisakah Asmono (almarhum pada tahun 1992) melakukan transaksi jual beli obyek pada tahun 1997.

Sementara, pihak terlapor maupun Kepala Desa Sawotratap Sanuri, saat dikonfirmasi melalui layanan telepon selulernya, lebih memilih untuk memblokir nomor.

Sedangkan, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol.Gatot Repli Handoko, saat dikonfirmasi, mengenai laporan polisi yang dilayangkan Bambang Priyo Santoso di Polda Jatim pada (20/5/2021),mengatakan,saya cek dulu ya ?. MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

Aremania Bersama PSHT Kabupaten Malang Komitmen Berkolaborasi Jaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Malang

Published

on

Basudewa – Malang, Kapolsek Singosari, Kompol.Achmad Robial, gelar pertemuan, antara Perwakilan Aremania dengan Perwakilan Persaudaraan Setia Hati Teratai Kabupaten Malang, diselenggarakan di Gazebo Polsek Singosari, Jalan Kertanegara, Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (09/08/2022) Malam.

Pertemuan tersebut, dalam rangka berkolaborasi bersama-sama menjaga kondusifitas Wilayah Kabupaten Malang.

Melalui informasi yang berhasil dihimpun, yang hadir dalam pertemuan yakni, Kapolsek Singosari,Kompol.Achmad Robial, Sat IK Polres Malang, Aiptu.Resa Koendarto, Kasium Polsek Singosari, Aipda.Hari S, Panit Yanmin IK Polsek Singosari, Bripka.Anggi Tuswan, Anggota Polsek Singosari, Bripda. Krisna Kurnia bersama perwakilan koordinator Aremania Aripin dan Ketua PSHT Ranting Singosari, Igo Jatmiko.

” Di pertemuan, disampaikan, pesan Kamtibmas serta meluruskan pemberitaan isu tidak benar yang beredar menjelang HUT Arema ke 35 pada Kamis esok (11/08/2022), ” ujar Achmad Robial.

Perihal, pertemuan yakni, dalam rangka menyikapi beberapa isu yang timbul pada Media Sosial beberapa waktu lalu, bahwa hal tersebut adalah tidak benar atau hoax.

Aremania dan PSHT Kabupaten Malang, sepakat menjaga situasi kondusifitas Wilayah Kabupaten Malang secara bersama-sama.

Diketahui, alhasil dari pertemuan, Aremania bersama PSHT Kabupaten Malang, sepakat untuk tetap menjaga silaturahmi serta sepakat dalam kegiatan HUT Arema ke 35 nantinya bersama – sama saling berbaur merayakan HUT Arema dalam menjaga kondusifitas di Wilayah Kabupaten Malang.
DW.

Lanjutkan Membaca

Trending