Connect with us

Hukrim

Sepanjang Tahun 2001 Capaian Kinerja Pengadilan Negeri Surabaya Membanggakan

Published

on

Surabaya-basudewanews.com,Pengadilan Negeri Surabaya, sepanjang tahun 2021 beberkan capaian kinerja penyelesaian perkara patut dibanggakan. Hal tersebut, disampaikan, Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Martin Ginting kepada para awak media melalui layanan pesan WhatsApp pada,Jumat (31/12/2021).

Selain penyampaian kinerja, Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Martin Ginting juga menyampaikan, terkait kedisiplinan kerja bisa dibilang sangat baik.

Hal yang mendasari kedisiplinan kerja yang sangat baik karena Ketua Pengadilan dan Majelis Hakim serta 5 orang Panitera Pengganti mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya, pada perayaan Hari Pahlawan tanggal 10 Nopember 2021.

Martin Ginting, menambahkan, capaian kedisiplinan kerja diraih karena telah turut menunjang program pemerintah Kota dalam program administrasi kependudukan melalui Pelayanan sidang di Tempat/ lapangan.
” Menunjang program Pemerintah Kota Surabaya, berdampak sangat membantu masyarakat yang tidak mampu. Sehingga tahun anggaran berikutnya Pemkot Surabaya, telah menerima usulan dari Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, agar pembiayaan untuk masyarakat tidak mampu yang membutuhkan layanan penetapan PN Sby untuk administrasi kependudukan akan dibiayai dari Pemerintah Kota Surabaya “, imbuhnya.

Sementara, dalam bidang pelayanan persidangan selama periode 2021 tidak ada EKSES atau akibat yang menjadi sorotan publik dari putusan Pengadilan.

Sedangkan, dukungan Media masa yang mengekspose perkembangan proses persidangan menunjukkan opini yang menggembirakan yakni, kerjasama antar penegak hukum baik dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Rutan (Rumah Tahanan).
” Perkembangan proses persidangan yang sangat menggembirakan karena proses persidangan secara teleconference saling mendukung satu dengan yang lain. Meskipun ada sedikit kekurangan dalam hal Sarana dan Pra-Sarana (Sanpras) “, tuturnya.

Hal lainnya, disampaikan, Martin Ginting, yakni, pelayanan kepada para pencari keadilan/pengguna jasa pengadilan Surabaya, telah benar-benar di laksanakan dengan berbasis Informasi Tekhnologi (IT) atau menggunakan Teknologi Informatika (Internet). Sehingga, mudah di jangkau oleh masyarakat.

Martin Ginting, berpesan, ada target yang ingin dicapai Mahkamah Agung RI melalui, visi dan misinya, berupa, bahwa dunia peradilan di tanah air wajib Akuntabel dan Pelayanan Prima agar Masyarakat merasa dekat dengan Pengadilan.

Visi dan misi diatas, menjadi prioritas atau target yang mesti dicapai dengan tujuan Masyarakat percaya kepada kinerja Pengadilan.

Diujung pembicaraan, Martin Ginting, juga memaparkan, sisi internal dalam berbagai pembinaan yang dilakukan oleh, Pimpinan Mahkamah Agung RI meminta kepada seluruh aparatur peradilan untuk meningkatkan profesionalisme dalam melayani para pencari keadilan.
” Pimpinan Mahkamah Agung RI, mewanti-wanti terhadap seluruh aparatur peradilan guna meningkatkan profesionalisme maupun pelayanan dengan harapan lambat laun Masyarakat akan mempercayakan penuh kepada aparatur peradilan guna terwujudnya hukum sebagai panglima di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”,pungkasnya. MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Berdayakan Masyarakat Pesisir Lanal Aru, Luncurkan KBN Di Desa Jabulenga

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Dalam rangka memberdayakan, warga pesisir pantai di wilayah Kepulauan Aru, Maluku, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Aru, kembali meluncurkan Kampung Bahari Nusantara (KBN).

Sasaran peluncuran KBN kali ini, difokuskan di Desa Jabulenga, Kecamatan Pulau – Pulau Aru, dengan mengusung 6 kluster pemberdayaan warga pesisir yakni, Kluster Keadaan, Pendidikan, Kesehatan, Ketahanan, Ekonomi, dan Pariwisata.

Perihal, meluncurkan Kampung Bahari Nusantara, disampaikan, Dandenpomal Lanal Aru, Kapten Laut (PM), Teguh W Saputro, pada Senin (8/8/2022).

Dandenpomal Lanal Aru, Kapten Laut (PM). Teguh W. Saputro, menjelaskan, bahwa
Pada Kluster Keadaan, Desa Jabulenga dikelilingi oleh, laut dan tebing/bukit.

Sehingga, kebutuhan warga setempat akan air bersih tergantung pada sumur tadah hujan, jika air surut/kering masyarakat setempat pergi ke kota/Dobo untuk membeli air tawar.

Kemudian, masalah penerangan, masyarakat setempat masih menggunakan genset Diesel yang hanya digunakan, dari pukul 18.00 WIT s.d. 24.00 WIT. Sehingga, untuk penerangan terbatas dan akan dicari solusinya.

Lebih lanjut, pada Kluster Pendidikan, Desa Jabulenga terdapat 2 sarana pendidikan yaitu, PAUD dan SD yang letaknya berhadapan.

PAUD ini, rencananya, akan digunakan sebagai rumah pintar sesuai program kerja KBN Binaan Lanal Aru.

” Kondisi bangunan masih bagus 90% namun, masih perlu direnovasi seperti, pengecatan ulang dinding dan perbaikan atap gedung serta fasilitas penunjang lainnya. Sehingga layak dijadikan sebagai sarana bermain dan belajar anak ,”ujarnya.

Masih menurutnya, pada kluster Kesehatan, Desa Jabulenga hanya terdapat 1 bangunan PUSTU yang kondisi bangunan tampak memprihatinkan.

” Kondisi bangunan, 50% tak layak huni dan perlu diadakan pembenahan ,” terangnya.

Sementara, pada kluster Ketahanan Nasional, Desa Jabulenga tidak ada Poskamling.

Bahkan tidak ada bangunan atau tempat sarana berkumpul pemuda setempat.

Padahal, para pemuda pemuda setempat, sangat antusias untuk mendapatkan ilmu bela negara mengingat jumlah pemuda di desa Jabulenga lumayan banyak.

Selanjutnya, pada Kluster Ekonomi, kata Dandenpomal Lanal Aru, Kapten Laut (PM) Teguh W. Saputro, Desa Jabulenga mayoritas mata pencaharian Nelayan.

Sehingga produk/aset yang bisa dibudidayakan di desa tersebut, adalah udang, kepiting dan rumput laut yang letaknya di seberang pulau (P. Lamerang) dan jika pergi ke sana menggunakan speed ± 10-15 menit.

Untuk budidaya rumput laut, masyarakat membutuhkan tali tampar sebagai sarana menanam di pinggir laut.

” Ini yang mesti didorong oleh Pemerintah Daerah setempat ,” ujarnya.

Sedangkan, Kluster Pariwisata, Desa Jabulenga letaknya di pesisir pantai P. Lamerang dan berada pada hantaran pasir di tepi pantai dan layak dijadikan sebagai tempat wisata.

Sayangnya, areal itu tidak tertata dengan baik, sehingga pengunjung/wisata jarang dan bahkan kesannya tidak ada yang berkunjung kecuali nelayan yang mencari ikan.

Menurut pandangan, Dandenpomal, untuk menarik wisatawan berkunjung ke tempat tersebut, perlu diadakan pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras).

Adapun, Sarpras misalnya, Gasebo dan tempat bermain maupun fasilitas lainnya, serta mensosialisasikan ke masyarakat umum bahwa pulau tersebut, bisa dijadikan tempat wisata seperti pantai Karatem, Batu Kora maupun Papaliseran.

Secara terpisah, salah satu tokoh masyarakat Jabulenga, menyambut baik program yang diusung TNI-AL dalam rangka pemberdayaan warga pesisir Kepulauan Aru, dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Dia berharap, Pemerintah Daerah mesti merespons dan mendukung kegiatan ini.

Kedepannya, program Lanal Aru, harus di sinkronkan dengan program-program yang sudah berjalan melalui Dinas Perikanan, Pendidikan, Parawisata, termasuk Dinas Lingkungan Hidup.

” Apalagi Program KBN ini merupakan, salah satu program prioritas secara nasional yang digagas oleh Kepala Staf (KASAL) TNI-AL dan mendapat dukungan langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” pungkasnya.    Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending