Connect with us

Daerah

Percepat 70 Persen Sampai Akhir Tahun, Kapolsek Hamparan Perak Kejar Vaksin ” Door To Door ” Di 16 Desa

Published

on

Medan-basudewanews.com, Untuk pencapaian 70 persen sampai akhir tahun, aksi kejar vaksin Door To Door oleh, Kapolsek Hamparan Perak, Kompol.Edward Simamora terus dilakukan di 16 desa se-Kecamatan Hamparan Perak.

Bersama tenaga kesehatan (Nakes) Polres Pelabuhan Belawan, dan Muspika Kecamatan Hamparan Perak, Kapolsek Hamparan Perak, Kompol.Edward Simamora terus menghimbau, para perangkat desa bahkan memberitahu serta ‘Door To Door’ untuk melakukan vaksin susulan dosis 1 dan dosis 2.

Giat guna cqpqi target, pada Rabu (15/12/2021) Kapolsek Hamparan Perak bersama Kades Klumpang Kampung Eka bergerilya di beberapa dusun kawasan Klumpang Kampung serta Desa Klumpang Kebun membantu vaksinasi warga.

Bahkan secara bersamaan 8 desa di Kecamatan Hamparan Perak melakukan vaksinasi massal serta ‘Door To Door’ agar kekebalan komunal bisa menghalau virus Covid 19.

Sehari sebelumnya, Kapolsek Edward juga menghimbau, warga untuk melakukan vaksin di Desa Paluh Kurau, dengan naik becak bermotor (Betor) mendapat apresiasi warganet. Binsar P.

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending