Connect with us

Daerah

Kapolres Pelabuhan Belawan Hadiri Giat Vaksinasi Serentak Di Kelurahan Tanjung Mulia

Published

on

Medan-basudewanews.com, Kapolres Pelauhan Belawan, AKBP.Faisal Rahmat, menghadiri, kegiatan vaksinasi serentak se Indonesia di Kantor Kelurahan Tanjung Mulia. Kegiatan vaksin serentak dipimpin langsung Kapolri melalui aplikasi zoom meeting pada Rabu (15/12/2021).

Dikesempatan tersebut, Kapolres mengatakan, bahwa saat ini Polri bekerjasama dengan TNI, Dinas Kesehatan serta pihak-pihak terkait, sedang berupaya untuk mengejar target 70% seluruh Indonesia sebelum tahun 2021 berakhir.
” Pada hari ini khusus, di Kantor Tanjung Mulia ini, kami menargetkan 1.000 warga mendapatkan vaksin dosis yang pertama, kami juga melakukan vaksinasi di lokasi – lokasi lainnya, baik secara stasioner maupun secara door to door “, ucap Kapolres.

Kami berharap warga dengan kesadaran sendiri mendatangi lokasi vaksin yang tersedia agar target 70% tercapai. Apabila ragu dengan kondisi kesehatannya, ada tim dokter yang melakukan pemeriksaan atau screaning terlebih dahulu untuk menentukan dapat atau tidaknya dilakukan vaksinasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Medan Labuhan, Wakapolsek Medan Labuhan, Camat Medan Deli, Lurah Tanjung Mulia, serta Dirlantas Polda Sumut untuk mengecek kegiatan vaksinasi.    Binsar P.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending