Connect with us

Peristiwa

Penyegelan Blue Fish, Diwarnai Insiden Pemukulan Linmas Kota Surabaya Pelaku Diamankan

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Penyegelan terhadap Rumah Hiburan Umum (RHU) Rasa Sayang (RS) Blue Fish,Tegalsari Surabaya, tampak diwarnai insiden pemukulan terhadap salah satu Anggota BPB Linmas Kota Surabaya.

Insiden pemukulan terhadap anggota Linmas Surabaya, diketahui, pelaku telah diamankan Polsek Tegalsari. Informasi tersebut, berhasil dihimpun Selasa (14/12/2021).

Melalui data di lapangan, bahwa anggota BPB Linmas Kota Surabaya, berinisial HI menjadi korban atas insiden dan sempat mendapat penanganan medis pertama oleh, Petugas PMI Kota Surabaya. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Dr. Mohammad Soewandhie, Jalan.Tambak Rejo Surabaya.

Sementara, salah satu petugas Polsek Tegalsari Surabaya, menyampaikan, terkait insiden pemukulan memang sudah ditangani oleh, Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya, dan sudah ada satu pelaku yang diamankan.
” Sudah ada satu orang pelaku yang diamankan dan ini masih proses pengembangan “, ungkapnya.

Lebih jelasnya, bisa langsung ke Kapolsek Tegalsari ataupun ke Humas Polrestabes Surabaya.

Secara terpisah, Humas Polrestabes Surabaya, AKP.M. Faqih, saat disinggung adanya insiden tersebut menyampaikan, langsung aja ke Kapolsek Tegalsari Polrestabes Surabaya.
” Langsung Ke Kapolsek saja mas ! “, terangnya.

Sedangkan, Pemilik Kafe RS Blue Fish, Tegalsari Surabaya, Heri Kuncoro, saat dikonfirmasi terkait insiden pemukulan saat petugas melakukan penyegelan enggan berkomentar.

Untuk diketahui, RHU Rasa Sayang Blue Fish di Jalan Tegalsari Surabaya, disegel lantaran, telah melakukan pelanggaran melebihi jam operasional sesuai aturan yang ada pada masa PPKM Level 1 di Kota Surabaya, pada hari Senin (13/12/2021) lalu sekitar Pukul 02.30 WIB.

Selanjutnya, pemilk RS Blue Fish, Heri Koncoro, mendatangi lokasi yang disambut oleh, Plt. Kasubid.Kewaspadaan Nasional pada Bakesbangpol Kota Surabaya, Ir.Harry Asjtanto dan Kasubid.Pencegahan pada BPB Linmas Kota Surabaya, Mudita Dhirawidaksa untuk meminta segara dibuka pintu gerbang.

Saat dibuka terjadi kericuhan yang mengakibatkan, satu korban anggota BPB Linmas Kota Surabaya, kemudian dilakukan perawatan dari PMI Kota Surabaya, hingga dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Soewardi di Jalan Tambak Rejo Surabaya.    MET.

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Peristiwa

Pesan Gus Yudi Hasan Saat Halal Bi Halal Bersama Jamaah Witing Gesang

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Halal Bi Halal jika menukil dari segi hukum fikih, Halal Bihalal ini memberikan pesan bahwa mereka yang melakukannya, akan terbebas dosa dengan syarat yang sudah dipenuhi  seperti, pelaku secara lapang dada saling memaafkan. Hal lainnya, halal bi halal adalah cara memperpanjang jalinan tali silahturahmi antar sesama, rekan sejawat maupun keluarga.

Perihal agenda halal bi halal setelah Iedul Fitri bagi keluarga besar jamaah majelis Al-Dzikir Khayyu Sajarotul Yaqiin Witing Gesang memperpanjang jalinan tali silahturahmi dengan menggelar acara tersebut, di gedung Mahameru Restaurant di Jalan.Diponegoro 152 Surabaya, Sabtu (14/5/2022).

Halal Bi Halal Witing Gesang Tampak Menyerahkan Hadiah Door Prize

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yudi Hasan selaku, pimpinan jamaah Majelis
Al-Dzikir Witing Gesang, menyampaikan pesan berupa, sebagai insan dituntut ilmu sampai ke liang lahat.
” Bagi jamaah yang tergabung dalam Witing Gesang ada yang hingga 17 tahun mengejar ilmu. Alasannya, sebagai insan tidak ada istilah terlambat guna mengejar ilmu (ngaji) ,” ucapnya.

Bagi insan mengejar ilmu (ngaji) atau mempelajari ada 3 hal yaitu, sebenarnya kita mempelajari hidayah-nya Allah yang tersurat berupa, Al-Qur’an, hidayah Allah yang di surub-kan dan Allah memberikan kita sebuah petunjuk yang disiratkan melalui, Al-Qur’an Nur Kharim, Al-Qur’an Mul Hakim.
” Apa itu ?, alam ini adalah merupakan ayat-ayat Allah bila kita bisa membacanya maka alam ini akan mejadikan suatu hidayah atau petunjuk bagi kita semua ,” pesannya.

Witing Gesang mempelajari yang tersurat, ter-surub dan tersirat maka belajarnya tidak pernah berhenti.

Gus Yudi Hasan, mengingat, salah satu jamaahnya proses daripada pembelajaran yang selalu bertanya berupa, Gus saya sudah mengalami seperti ini dan sudah mengalami maka oleh, Gus Yudi disampaikan, belum terus lanjutkan serta selalu diarahkan guna terus melanjutkan mengejar ilmu.

Disini kita dianjurkan, guna menuntut ilmu karena dengan ilmu hidup ini akan mudah, dengan iman akan lebih terang serta dengan ilmu maka Allah akan mengangkat derajat kita. Bisa menjadi Mulya karena ilmu apalagi ilmu kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
” Orang akan dihargai karena ilmu lantaran ilmu tidak akan ada habisnya ,” imbuhnya.

Ilmu di Witing Gesang sebenarnya, pelajaran suatu ilmu Tauhid yakni, ilmu yang mengenal Allah secara hakiki yaitu, tidak hanya sekedar mengenal nama Allah tapi mengenal Allah secara kesemuanya.
” Jika para jamaah benar-benar niat dan istiqomah akan menjadikan jawaban tersendiri. Sopo sing temen bakal ketemu, sopo sing tekun bakal tekan, sopo sing Istiqomah bakal oleh karomah ,” ungkapnya.

Gus Yudi berharap, para jamaahnya benar-benar bisa memahami, bisa mengamalkan, dan bisa merasakan. Syukur-syukur bisa memanfaatkan karena dirinya selalu mengajarkan, sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Ilmu Witing Gesang ini, apa yang tidak bisa dimanfaatkan orang lain.
Ilmu Witing Gesang ini menuntun kita untuk pengenalan terhadap Allah, menuntun kita pada diri sendiri, menuntun kita akan tahu para malaikat dan nabi, memberikan keyakinan dan keimanan kita.
Ilmu Witing Gesang ini adalah ilmu hakekat.

Di penghujung sambutan, Gus Yudi menyampaikan, ucapan terima kasih terhadap ketua panitia dan para anggota yang bekerja keras secara materil maupun non materiil.

Mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi amal Sholeh dan atas nama pribadi juga keluarga dikesempatan ini, menyampaikan, mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Tarian Cendrawasih Dari Sanggar Naraswari Turut Menyelingi Halal Bi Halal di Gedung Mahameru Sabtu (14/5/2022).

Sesi selanjutnya, agenda halal bi halal di iringi tari-tarian Cendrawasih dari sanggar Naraswari kemudian pengundian 10 hadiah door prize pertama diundi oleh, Gus Mukhlis dan 10 hadiah door prize kedua diundi oleh, Gus Maryadi.

Sebagai penutup agenda tampak syiir sebagai renungan yang dibawakan oleh, Yuli serta para jamaah saling bersalaman guna bermaaf-maaf an.    MET.

Lanjutkan Membaca

Trending