Connect with us

Daerah

Salurkan Langsung, Bantuan Ke Korban Semeru, Bikin Trenyuh Jurnalis KOMPAK

Published

on

Lumajang-basudewanews.com, Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) melakukan kegiatan, penyaluran bantuan secara langsung atau jemput bola kepada warga yang terdampak Erupsi Gunung Semeru di Desa Kampung Renteng,Sumber Wuluh, Kabupaten Lumajang, Sabtu (11/12/2021).

Koordinator Lapangan KOMPAK, Peduli Gunung Semeru,Tri Broto, menjelaskan, bahwa dari informasi yang dihimpun, masih ada beberapa masyarakat yang belum tersentuh bantuan sehingga, kami berinisiatif melakukan pembagian bantuan secara langsung atau jemput bola kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat Erupsi Gunung Semeru.
” Ada 6 Personil dari anggota KOMPAK melakukan pembagian bantuan secara langsung atau Jemput Bola kepada masyarakat yang terdampak akibat Erupsi Gunung Semeru di Desa Kampung Renteng, Sumber Wuluh Kabupaten Lumajang “, papar Wartawan Trans7.

Disela-sela pembagian langsung, salah satu warga Kampung Renteng Sumber Wuluh Kabupaten Lumajang, Misirah, (60) menuturkan kisahnya, bahwa saya terpaksa mengungsi di Sumber Wuluh lantaran, sawah maupun tempat tinggalnya, terbenam pasir akibat erupsi Gunung Semeru.

Misirah juga mengucapkan, rasa terima-kasih atas kepedulian rekan-rekan jurnalis KOMPAK.
” Sangat berterima atas bantuan yang diberikan oleh, Kompak Peduli dan Semoga Allah SWT, membalas kebaikan Kompak yang sudah jauh-jauh datang dari Surabaya.
Semoga, kalian semua mendapatkan rezeki seluas samudera “, pintanya.

Secara terpisah, Joyo menjelaskan, bahwa kondisi pengungsi saat ini, terbilang cukup aman hanya saja ada beberapa orang yang meninggalkan Pos Pengungsian dengan memilih untuk kembali tinggal dengan kerabatnya.
” Kalau masalah makan dan minum, Insya ALLAH, untuk para pengungsi aman dikarenakan banyak di dirikan Dapur Umum baik dari pemerintah ataupun pihak Relawan.

Lebih lanjut, Joyo berharap, untuk aliran sungai baru di rasa sudah tidak lagi mampu menampung debit lahar yang dimuntahkan Gunung Semeru, sehingga lahar menembus Desa Kamar Kajang. Seharusnya, ditutup dan mestinya dialirkan ke Sungai Gunung Banyak atau Sungai Besuk Kobokan.
” Hingga, kedatangan jurnalis KOMPAK, saat ini aliran lahar masih terus dibiarkan mengalir hingga meluber ke Desa Sumber Wuluh Tengah, Kebon Deli Utara dan Kebon Deli Selatan “, tuturnya.

Joyo menambahkan, akibat hal yang disampaikan diatas, akibatnya, Karena di Desa Kampung Renteng ada sekitar 26 Kepala Keluarga (KK), yang tempat tinggalnya, sudah terendam lahar Erupsi Gunung Semeru.
” Desa Kampung Renteng, sudah 26 KK. yang rumah dan sawah, terendam lahar. Ke-26 KK tersebut, kini tinggal di Posko Sumber Wuluh “, imbuhnya.    MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending