Connect with us

Hukrim

Lim Candra Sugiarto, Gunakan Dokumen Cacat Hukum Guna Kelabui Bank Danamon

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Lim Chandra Sugiarto (LCS) anak dari Wasono Sugiarto Lim yang ditetapkan, sebagai terdakwa atas sangkaan sebagaimana yang diatur dalam pasal 266 KUHP,  terpaksa harus kembali jalani proses hukum lantaran, di persidangan sebelumnya, Majelis Hakim menolak seluruhnya, eksepsi terdakwa.

Proses hukum bergulir di ruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/12/2021), tampak di persidangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, menghadirkan 3 orang saksi guna memberikan keterangan.

Ke-tiga saksi yang dihadirkan JPU dalam keterangannya, di persidangan menyudutkan terdakwa.

Hendrik dalam keterangannya, menyampaikan, terdakwa mengajukan pinjaman kredit sebesar 24 Milyard.

Lebih lanjut, platform pinjaman yang diajukan terdakwa sebesar 24 Milyard, oleh, Hendrik, di jelaskan, pinjaman yang diajukan terdakwa tidak bisa melalui perseorangan melainkan harus atas nama perseroan.

Selanjutnya, terdakwa kembali memenuhi prosedur pinjaman melalui atas nama perseroan CV. Surya Mandiri Ratanindo (SMR). Dalam dokumen perseroan yang diajukan terdakwa guna mendapatkan pinjaman kredit di bank Danamon, diantaranya, surat kuasa dari perseroan terhadap terdakwa, surat kuasa pasif ke aktif yang dibuat dihadapan Notaris Musdalifah, yang berkedudukan di kantor Mojokerto.

Setelah pinjaman kredit cair, di paruh perjalanan ada tunggakan pembayaran maka diketahui, dari dokumen yang diajukan terdakwa ternyata cacat hukum.

Hal dokumen cacat hukum dikuatkan oleh, beberapa struktural CV. SMR yakni Lim Joni dan Lim Candra di kantor bank Danamon memberikan keterangan berupa, kenapa pencairan pinjaman bisa di cairkan tanpa ada persetujuan keduanya.

Secara terpisah, Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Darwis, saat ditemui usai persidangan, mengatakan,
unsur pasal 264, 266 yang sengaja di jeratkan terhadap terdakwa lantaran, dengan sengaja memberikan keterangan palsu dalam akta otentik.

Lebih lanjut, terdakwa dalam kapasitas selaku, Direktur CV. SMR mengajukan pinjaman atas nama persero aktif. Seharusnya, susunan Direksi ikut bertanda tangan dalam pengajuan pinjaman namun, seolah-olah terdakwa yang mendapat kuasa berupa, Persero pasif maka terdakwa membuat akta kuasa di hadapan Notaris Musdalifah Mojokerto (berkas terpisah).
” Memang bukan terdakwa yang membuat melainkan Notaris “, pungkasnya.    MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending