Connect with us

Daerah

Kapolres KP3 Belawan Sebut, Tidak Ada Manusia Kebal Hukum. Perjudian Tembak Ikan Masin Marak

Published

on

Medan-basudewanews.com, Sarana judi jenis Tembak Ikan, diduga milik ALM yang berlokasi di Jalan.M.Basir Gang Teratai dekat pabrik udang  Lingkungan 32 Kelurahan Regas Pulau, Kecamatan Marelan tampak masih beroperasi meski kerap dilakukan penggerebekan oleh, Polsek Medan Labuhan dan Polres KP3 Belawan.

Selain kerap dilakukan penggerebekan, melalui informasi yang berhasil dihimpun, justru sarana judi malah berkembang di daerah lain. Adapun, daerah lain, menjadi sarana perjudian yaitu, dipasar 2  Marelan perumahan 36 dekat tempat sembahyang Cina Peko Lingkungan 24.

Sedangkan, Kapolres KP3 Belawan, Akbp. Faisal Simatupang melalui telepon selulernya, mengatakan, tidak ada manusia kebal hukum di dunia ini apalagi seorang bandar meja judi Tembak Ikan.
” Pihaknya, berencana menindak berupa, akan
menutup sarana perjudian yang membuat resah masyarakat “, ucapnya.

Sementara, salah satu warga yang bernama Linda, kepada basudewanews.com, mengatakan, jangan cuma meja judi tembak ikan yang dibawa ke kantor namun, besok atau lusa  dipulangkan.
” Inginnya, pemilik sarana perjudian ditangkap dan tidak ada lagi perjudian “, pungkasnya.
Binsar P.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending