Connect with us

Daerah

Masyarakat Sekitar Berharap Ada Tindakan Tegas Sarana Perjudian ” Tembak Ikan “.

Published

on

Medan-basudewanews.com, Wabah pandemi Covid-19 belum berakhir peran  pemerintah untuk terus berupaya melakukan Penanggulangan. Bentuk penanggulangan berupa, bantuan sosial baik tunai dan non tunai terus di gelontorkan melalui, terobosan inofatif kreatif melalui, SDM (sumber daya manusia) yang berbentuk, transformasi digital.

Sayangnya, transformasi digital diindikasikan juga menjadi bagian sebagai  alat perjudian yang berkedok Game tembak ikan. Hal tersebut, tampak marak di Perumahan Marelan Koin Lingkung 32 Kelurahan Regas Pulau, Kecamatan Medan Marela.

Melalui, tim penelusuran tm basudewanews.com, area sekitar diduga menjadi sarana para Cukong berkreasi berupa, merubah tampilan alat perjudian guna menarik para petaruh (penjudi).

Dalam kondisi pandemi Covid19, para Cukong perjudian justru terkesan, acuh dengan keadaan yang di rasakan masyarakat (situasi Pandemi).

Dari pantauan tim basudewanews.com, Sayap terus berkembang,di berbagai daerah lain, termasuk di lingkup area Jalan.Kandang Lembuh (belakang kantor Kelurahan Labuhan).

Bila mengacu surat telegram tertanggal (12/10/2021),  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan Surat TELEGRAM KAPOLRI Nomor : ST/2122/X/RES.1.24./2021, agar melakukan penyelidikan untuk mengindentifikasi tempat, orang dan sarana yang digunakan untuk kegiatan perjudian yang dimaksud.

Berdasarkan isi dalam Surat Telegram  Kapolri, Semua Praktek Perjudian, terutama yang meresahkan masyarakat, harus di tindak tegas. Namun fakta yang terjadi dilapangan, para cukong judi tersebut bukannya menghentikan kegiatannya tapi terus menambah lokasi perjudian dengan membuka di berbagai lokasi.

Adapun, jenis permainan berupa, jenis game tembak ikan. Diduga secara tidak langsung, dilapangan omzet di meja angka 0412 uang bertebaran mencapai Ratusan Juta.

Menindak lanjuti Surat TELEGRAM KAPOLRI itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak sendiri telah memerintahkan seluruh jajarannya agar menutup segala bentuk perjudian.

Akan tetapi kenyataannya, praktek perjudian di Kota Medan terlebih di Komplek Berlian Sari bukannya berhenti justru tumbuh subur dan semakin menjamur di Kecamatan Medan Marelan.

Pantauan awak media ini, diindikasi ada 3 titik lokasi judi tembak ikan di Komplek Berlian Sari, Jalan. Berlian Sari ll dan Jalan. Berlian Sari Tendara Biru.

Menurut salah seorang warga berinisial “J” ketika ditanya awak media, dalam tanggapannya mengatakan, pening jugalah bang semenjak ada lapak judi itu, hampir tiap hari suamiku nimbrung aja disitu, bukannya nambahin uang ehh !, malah di habiskan udah capek kerja dari pagi siang sore, bisa bisanya main judi tembak ikan pulak.
” Kerja seharian habis uangnya baru pulang,  bawaannya marah pulak tapi semenjak adanya lokasi judi itu, kami selaku, warga merasakan ketidak nyamanan bang “, keluhnya.

Hal lainnya, yang menjadi keluhan warga sekitar yaitu, dampak negatif buat masyarakat sekitar yang pasti suara bising dari mesinnya itu membuat kami susah tidur.

Masyarakat berharap adanya tindakan tegas  pihak TNI maupun Polri serta Muspika setempat. Dibutuhkan peran sinergi dari berbagai pihak yakni, Kelurahan, Kecamatan guna turun tangan menutup sarana perjudian.     TIM.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

Polsek Donomulyo, Hadir Beri Pengamanan Giat Santunan Yatim Piatu Di Desa Kedungsalam Malang

Published

on

Basudewa – Malang, Tahun baru Islam atau yang biasa disebut, Suro dimanfaatkan oleh, Kapolsek Donomulyo Malang guna memberikan pengamanan pada acara Istighosah dan menjalin rantai kebaikan berupa, memberi santunan terhadap Anak Yatim Piatu, Minggu (7/8/2022).

Giat memperingati tahun baru Islam berupa Istighosah dan menjalin rantai kebaikan yang bertema ” Muharram Sebagai Bulan Peningkatan Religius ” .

Selain giat tersebut, tampak juga disertai
langkah kepedulian terhadap sesama yakni, memberi santunan kepada anak Yatim-piatu di Balai Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Melalui data yang diperoleh, yang ter-input ada sekitar 54 Anak Yatim-Piatu yang mendapat bingkisan atau santunan.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP.Sutadi, saat ditemui Jagad Warta, mengatakan, bahwa dirinya bersama jajarannya, melakukan langkah pengamanan pada acara tersebut.

Masih menurutnya, giat yang menghadirkan banyak Jamaah juga dihadiri pihak Muspika Kecamatan Donomulyo dan Ketua Lembaga Santunan.

” Pihaknya, sengaja ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi jamaah maupun pihak Muspika Kecamatan Donomulyo, saat acara berlangsung, ” ungkapnya.

Saat disinggung, berapa personel yang turut dikerahkan dalam pengamanan. Masih menurut, AKP. Sutadi, menyampaikan, beberapa anggotanya yang dikerahkan juga ada dari Bhabinkamtibmas, Babinsa Linmas dan Anggota Banser.

” Beberapa saja sih !, diantaranya, Aiptu.Suwito, selaku Bhabinkamtibmas, Serma.Solikin dari Babinsa, Linmas dan Anggota Banser ,” pungkasnya.     MET.

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending