Connect with us

Daerah

Galian Pasir Baureno, Bojonegoro Diduga Ilegal

Published

on

Bojonegoro-basudewanews.com, Galian pasir di Desa Kalisari Kecamatan Baurno, Bojonegoro, diduga terdapat galian pasir ilegal yang tidak tersentuh hukum.

Hal tersebut, diketahui jurnalis basudewanews.com, dan saat didatangi para pelaku galian kabur membubarkan diri.

Menurut analisa, kaburnya para pelaku tambang diindikasikan karena merasa tidak izin alias ilegal.

Lantas, bagaimana akibat dan dimana peran pihak berwajib guna menindak dari pelaku tambang pasir yang diduga tanpa izin.

Selain itu, adanya dugaan dugaan lain perilaku menyimpang yakni, pekerjaan tambang pasir Kalisari Baurno menggunakan Bahan Bakar Bersubsidi.

Untuk diketahui, dibutuhkan peran pengawasan dari semua pihak terkait, baik instansi Pemerintah Daerah setempat maupun pihak berwajib guna meminimalisir perusakan alam.

Hingga berita ini diunggah, dimungkinkan pekerjaan tambang pasir secara ilegal akan terus berlangsung.     SPTN

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending