Connect with us

Hukrim

Eksepsi Notaris Musdalifah Ditolak. Majelis Hakim, Perintahkan Jaksa Melanjutkan Perkara

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Sidang lanjutan, agenda putusan sela yang melibatkan Notaris Musdalifah disangkakan menjadi rangkaian atas perkara pemalsuan surat, kembali bergulir di ruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya, pada Selasa (30/11/2021).

Dalam perkara tersebut, selain Notaris Musdalifah (terdakwa) ada Lim Chandra Sugiarto (LCS) anak dari Wasono Sugiarto Lim yang juga ditetapkan, sebagai terdakwa.

Dipersidangan,  dalam bacaan amar putusan Majelis Hakim, Itong Isnaeni Hidayat, yaitu, pada pokoknya, menolak seluruh eksepsi yang diajukan terdakwa.
” Mengadili eksepsi yang diajukan terdakwa dinyatakan ditolak seluruhnya dan
menyatakan agar pemeriksaan terdakwa untuk dilanjutkan “, ucapnya.

Hal lainnya,  Majelis Hakim, meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Darwis, untuk menghadirkan saksi-saksi pada persidangan berikutnya, guna masuk pada pokok pekara dan pembuktian.

Untuk diketahui, berdasarkan surat dakwaan sekitar bulan September, Lim Chandra Sugiarto selaku Direktur CV. Surya Mandiri Rattanindo (berkas terpisah) mencari Notaris untuk dibuatkan Akta Perubahan Anggaran Dasar CV Surya Mandiri Rattanindo.

Selanjutnya, Indriati Yunari menyampaikan, kepada LCS kemudian Pada medio 19 September 2017 silam, terdakwa membuat Akte perubahan dan sudah mendatangi salinan akte Perubahan Anggaran Dasar tampa adanya para pihak yaitu LCS, Lim David Sugiarto,Lim Jony Gunawan dan Wasono Sugiarto menandatangani Minute Akta terlebih dahulu.

Bahwa terdakwa dengan membuat Akta Persetujuan dan Akta Anggaran Dasar CV Surya Mandiri Rattanindo telah mengetahui dan menghendaki secara sadar bahwa tindakannya memalsukan atau membuat surat palsu dilakukan untuk memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu oleh LCS sehingga menimbulkan kerugian terhadap pihak Bank Danamon Cabang Surabaya, sebesar 24 Milyard.

Akibat perbuatan terdakwa, JPU menjeratnya sebagaimana yang diatur dalam Pasal 264 Ayat (1) ke- 1 KUHPidana.       MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending