Connect with us

Hukrim

Trio Cewek Nyabu Divonis 4 Tahun Bui

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Veny Saraswati bersama Putri Fitriya Sari dan Mariane Amaryllis ke-tiganya duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa gegara nyabu secara bersama sama. Dipersidangan yang beragendakan bacaan putusan di ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, pada Senin (29/11/2021) ke-tiga terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun.

Adapun, bacaan Majelis Hakim, Johanis Hehamony yakni, mengadili, menjatuhkan pidana kepada para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 4 tahun dan denda sebesar 1,4 Milyard subsider 1 bulan kurungan. Bacaan putusan dibacakan Majelis Hakim tersebut, direaksi ke-tiga terdakwa berupa, menerima vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim.
” Kami terima, Yang Mulia “, ucap ketiga terdakwa secara bergantian.

Untuk diketahui, ke-tiga terdakwa pada (28/7/2021) bertemu di Palm Inn Dukuh Pakis Surabaya, dengan mengendarai mobil Brio Nopol L-1592-DJ bermaksud keliling.

Dalam suasana keliling, terjadi perbincangan hingga akhirnya, ke-tiga erdakwa sepakat untuk membeli paket sabu dengan harga 500 Ribu secara patungan. Selanjutnya, Putri menghubungi Fahmi yang statusnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk memesan paket sabu.

Fahmi lalu meminta salah satu dari ke-tiga terdakwa untuk transfer uang pembeliannya usai salah satu dari ke-tiga terdakwa melakukan transfer, Fahmi meminta barang pesanan guna diambil di daerah Rungkut Surabaya.

Sesampainya, di Rungkut Surabaya, guna mengambil pesanan sabu sayangnya, barang haram belum sempat dinikmati ke-tiga terdakwa ditangkap anggota Polrestabes Surabaya.

Melalui penangkapan ditemukan Barang Bukti (BB) berupa, HP, sepoket sabu dan uang sebesar 150 Ribu.

Ke-tiga terdakwa oleh, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Febrian Dirgantara, menjerat ke-tiganya sebagaimana yang diatur dalam pasal pasal 112 ayat (1) Juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. MET

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Majelis Hakim Jatuhi Vonis 16 Bulan Bagi Sebastian George Johar Yong Dan Deden Surya Kristianto

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Terjerembab dalam perkara yang sama ( melakukan sebuah tindak pidana penipuan ), layak disematkan terhadap Sebastian George Johar Yong dan Deden Surya Kristianto. Pasalnya, Majelis Hakim, M.Taufik Tatas menyatakan, kedua terdakwa telah secara sah bersalah sebagaimana dalam pasal 378 KUHP.

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhi vonis pidana penjara selama 16 bulan, Selasa (24/5/2022), di Pengadilan Negeri Surabaya. Putusan tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni, yang menuntut pidana penjara selama 2 tahun bagi ke-dua terdakwa.

Atas putusan tersebut, JPU menyatakan, sikapnya yaitu, pikir-pikir. Sedangkan, kedua terdakwa menyatakan, menerima putusan sang Majelis Hakim.

Dipersidangan sebelumnya, agenda mendengar keterangan saksi yakni, Budwi Hermawan selaku, pemilik lahan seluas 55,9 Are yang rencana akan dibeli Sebastian (terdakwa) dengan harga 126 Milyard.

Lebih lanjut, terdakwa melakukan Ikatan Jual Beli (IJB) dengan menunjuk Notaris.
Sayangnya, hingga perkara ini naik ke persidangan untuk kedua kalinya, terdakwa belum melakukan pembayaran sama sekali.

Budwi Hermawan juga sudah mengira akan ada banyak korban lantaran, obyek lahan miliknya belum terealisasi pembayaran namun terdakwa sudah berani mempromosikan bahkan presentasi pembangunan kondotel di Canggu Bali.

Hal yang demikian, membuat Budwi Hermawan melapor ke Polda Bali.
” Saya pernah melihat di internet terdakwa sudah mempromosikan pembangunan kondotel. Padahal, lahan saya belum dibayar sama sekali ,” paparnya.

Sesi selanjutnya, agenda pemeriksaan terdakwa dihadapan Majelis Hakim, ke-dua terdakwa berdalih lahan akan dibeli namun, karena ada kendala bahwa obyek lahan sebagian masih milik orang lain.

Pengakuan lainnya, uang para user yang sudah terlanjur melakukan pembayaran DP maupun angsuran oleh, kedua terdakwa dialihkan aset di Cinere Jakarta.

Untuk diketahui, perbuatan ke-dua terdakwa sebelumnya, pada medio (18/11/2021) dijatuhi vonis pidana penjara selama 1 tahun lantaran, kedua terdakwa oleh, Majelis Hakim, secara sah dinyatakan secara bersama sama melakukan perbuatan tindak pidana penipuan.

Adapun, Barang Bukti (BB) di muka persidangan diantaranya, lembar Poto copy kwitansi bermaterai yang dibuat PT. Sean Bale Adhiguna sebagai tanda bukti pembayaran atas nama, Didi Njatawijaya, Steven Lee Njatawijaya serta 1 lembar undangan dari The Voir Suites Hotel  Residence Echo Beach Canggu-Bali.   MET.

Lanjutkan Membaca

Trending