Connect with us

Daerah

Diduga Oknum Sengaja Merusak Pulau Kumareri. Masyarakat Adat Benjina Bertindak

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Masyarakat adat Desa Benjina Kecamatan Aru, Tengah merasa resah atas ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, salah satu pulau yang diklaim milik Desa tersebut, dikabarkan sementara dirusak oleh okum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Masyarakat Desa Benjina (Kongan) telah memberikan teguran, bahkan larangan terhadap oknum-oknum yang menempati pulau Komareri.

Berdasarkan surat nomor;01/LMA-BJN/VII/2016,Tertanggal 13 Juli 2016 yang ditandatangani oleh, Kepala desa dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Benjina serta dukungan dari tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda Desa Djurjela, pada saat itu, untuk oknum masyarakat yang tinggal di pulau Kumareri atau yang dikenal dengan Pulau Babi agar segera mengosongkan pulau tersebut.

Himbauan mengosongkan karena diduga telah merusak hutan dan Destinasi pulau Kumareri. Hal diatas secara nyata di ulangi lagi.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Benjina, Brihia Paidjala kepada Basudewa news.com, menyampaikan, pihaknya, berencana pada tanggal 27 November 2021, besok kita akan turun ke pulau Komareri (Pulau babi) untuk mengusir orang orang yang sudah merusak hutan dan pantai kami di pulau.
” Pihaknya, akan turun guna mengusir orang-orang yang sudah merusak Pulau Komareri “, ungkapnya, pada Selasa (23/11/2021).

Masih menurutnya, mereka yang kini lagi mendiami pulau tersebut, sangat merugikan Desa kami. Pasalnya,mereka sudah melakukan penebangan terhadap Pohon pohon kayu di pulau itu dan juga sudah merusak terumbu karang sehingga mereka itu perlu kami keluarkan.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh, seorang Tokoh Pemuda asal Desa benjina, Niko Bolhuy, berupa, penduduk yang mendiami pulau Komareri layak di keluarkan karena sudah melakukan penebangan terhadap pohon pohon yang berada di pulau Komareri tanpa pemberitahuan ke pihak Desa.
” Tangan-tangan jahil atau yang mereka lakukan, merupakan penebangan liar “, terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya, menilai ini adalah ilegal logging.
” Perbuatan mereka telah merusak destinasi laut kita (menghancurkan terumbu karang) sehingga, perlu kami usir keluar “, pungkasnya. JUS.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

SK Pertina Aru. Akhirnya Diterbitkan Pengprov Maluku

Published

on

Kepulauan Aru-basudewanews.com, Sekian lama Pengurus Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kabupaten Kepulauan Aru, tidak aktif, tidak ada atlet tinju amatir sebagai panutan anak-anak muda, tidak ada lagi penyelenggaraan tinju dan tidak ada lagi penonton bisa hadir di arena bahkan berhenti seolah-olah penundaan yang tiada berujung. Kini, beberapa kalimat yang tersemat diatas layak dikesampingkan.

Harapan baru dengan menjaga gairah agar semarak dunia tinju Amatir di Maluku, kembali terlahir juga tantangan besar menanti seberapa efektif para pengurus Pertina Aru, yang baru bisa mengembalikan sisi prestasi di era Bupati Tedy Tengko (almarhum).

Asa baru, yang dimaksud adalah Pengprov Maluku telah menerbitkan SK Pertina serta
mantan Ketua Pertina Aru, Ongky Nanulaita, telah menunjuk Hein Warkor untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Pertina Aru.
” Perjuangan panjang untuk membangkitkan kembali tinju Amatir di Aru, maka saya serahkan kepemimpinan guna dipikul oleh, Hein Warkor dengan harapan agar timbul inisiatif beberapa atlit senior tinju Amatir untuk kembali berlaga ,” ungkap Ongky Nanulaita.

Perihal resminya SK maupun penyerahan kepemimpinan dari Ongky Nanulaita kepada Hein Warkor sebagai Ketua Pertina Aru, ditanggapi secara serius oleh, Ketua Pertina dan KONI Maluku, Ramli Umasugi.

Adapun, yang disampaikan Ramli Umasugi kepada basudewanews.com, yakni, sebuah penantian yang cukup panjang bagi atlit petinju amatir di daerah Maluku, karena vakum. Kini, dengan adanya SK serta Ketua Pertina yang baru, diharapkan akan kembali menggairahkan para atlit di daerah untuk bisa tampil kembali berlaga guna mewakili beberapa wilayah di Indonesia.
” Dengan adanya dorongan dari mantan Ketua Pertina Aru, Ongky Nanulaita, berupa penyerahan tampuk kepemimpinan terhadap Hein Warkor, diharapkan bisa membangkitkan kembali para pengurus guna aktif di Pertina Aru ,” ujarnya.

Menurut salah satu nara sumber yang namanya tidak ingin dicantumkan, mengatakan, sangat disayangkan, kalau tinju Amatir di Aru, Vakum (berhenti). Pasalnya, banyak sekali anak anak muda yang ingin untuk berlatih tinju tapi entah mau latihan di mana ?.
” Bakat maupun hobi anak-anak muda mau disalurkan ke mana ?. Sementara, sasana tinju dan pengurus Pertina tidak ada ,” ungkapnya, kepada Basudewanews.com, saat berada di Warkop Jalan. Cendrawasih
Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru, pada Sabtu (25/05-2022).

Lanjut Nara sumber, di era Bupati, Tedy Tengko (almarhum), tinju di Aru, dari sisi prestasi sangat top. Bahkan Aru, pernah mendapat Juara Umum Walikota Cup Tahun 2008.

Di tahun 2010, dunia tinju pernah diselenggarakan kejuaraan Tinju di Dobo. Sayangnya, setelah itu, penyelenggaraan kejuaraan tinju sudah tidak terdengar lagi di Aru.
” Semuanya bungkam entah kenapa ?. Padahal mantan atlit tinju masih ada di kota Dobo. Maka Nara sumber berharap, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, jangan tutup mata untuk membantu mereka Pengurus Pertina karena Tinju adalah salah satu mata olah raga bergengsi di Indonesia bahkan dunia ,” pungkasnya.
Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending