Connect with us

Daerah

Tiga Instansi Yang Disasi Akhirnya, Di Buka Kembali

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Akhirnya Sasi Adat (Jalur Adat) kembali dibuka setelah terjadi ricuh pasca ditolaknya, Gugatan Di Pengadilan Negeri II Dobo, pada Rabu (17/11/2021). Masyarakat Desa Marafefen beserta tua tua  adat Ursia Urlima melakukan sasi Adat pada beberapa tempat vital di kabupaten Kepulauan Aru, yang berjulukan Jargaria yakni, Kantor Pengadilan Negeri II Dobo, Kantor Bupati Kepulauan Aru dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kepulauan Aru.

Untuk diketahui, Sasi Adat tersebut, dipasang karena masyarakat Marafefen kecewa atas putusan pengadilan Negeri II Dobo atas Gugatan terhadap Tanah seluas 689 Hektar yang dikuasai pihak Angkatan Laut (AL) ditolak.

Pemasangan sasi Adat selama lima hari diduga, sangat mempengaruhi aktivitas kantor ditiga instansi lumpuh total. Sehingga pemerintah  daerah kepulauan Aru terus berupaya untuk berkordinasi dengan masyarakat desa Marafefen dan tua- tua adat daerah setempat untuk pencabutan sasi.

Dalam koordinasi, turut hadir agenda pembukaan sasi Bupati kepulauan Aru, Johan Gonga,Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Aru, Drs Moh.Jumpa,Ketua DPRD Kepulauan Aru, Udin Belsigaway juga Kapolres Kepulauan Aru, AKBP.Sugeng Kundarwanto, Danramil 1503-4/Jerol kapten Dody masoay, Komandan  Polisi Militer (POM) kepulauan Aru, Wanunu  Adam.

Pantuan media ini pencabutan sasi adat yang berlangsung pada Senin (22/11-2021), berlangsung aman dan tidak ada keberatan dari pihak sengketa.   JUS.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending