Connect with us

News

DPUBMP Lakukan Pemeliharaan Saluran Guna Atasi Genangan Kala Musim Hujan

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Setelah melewati masa Pandemi kini Surabaya, memasuki musim hujan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Pematusan (DPUBMP) Pemkot Surabaya, optimalkan kawasan rawan banjir dengan menggenjot  pembangunan saluran U-ditch maupun pemeliharaan saluran.

Kawasan termasuk rawan banjir, yang kini hampir rampung pemeliharaan saluran yaitu, Jalan Tambak Mayor Barat Surabaya. Sedangkan, pada Jumat (19/11/2021), kawasan Semampir Tengah juga tampak dalam masa pengerjaan pembangunan saluran.

Tampak Jalan.Semampir Tengah Surabaya, Masih Tahap Pengerjaan U-Ditch.

Kepala Bidang Pematusan DPUBMP, Eko Juli menyampaikan, kondisi kawasan Semampir Tengah, termasuk kawasan yang kerap banjir kala hujan tiba.

Kawasan tersebut, rawan banjir lantaran, kondisi salurannya terlalu kecil sehingga perlu perbaikan pembangunan saluran yang lebih besar.

Eko memaparkan, dengan saluran yang lebih besar diharapkan air yang biasa tergenang bisa mengalir dengan sempurna.     Kholiq.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Tersiar Reshuffle Kabinet Nama Wabup Blitar Rahmat Santoso Kandidat Kuat Di Internal PAN Mengisi Menteri

Published

on

Blitar-basudewanews.com, Menguatnya, sinyal Reshuffle kabinet di akhir Maret 2022, berdampak tumbuh isu  masuknya, Kader dari Partai Amanah Nasional (PAN) menjadi salah satu calon Menteri justru malah  menggelindingkan nama Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso semakin kuat.

Santernya, nama Wabup Blitar menjadi calon Menteri maupun Wakil Menteri terkait adanya kabar Reshuffle kabinet ditanggapi
oleh, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan berupa,

siapa yang akan mengisi jabatan menteri , itu merupakan hak prerogatif Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
” Soal reshuffle itu haknya, Presiden Jokowi. Pihaknya, serahkan pada Presiden, saya kira itu saja jawaban saya !, itu hak prerogatif Presiden ,” tuturnya usai konsolidasi dengan kader PAN se-Jatim di Hotel Sheraton Surabaya, Minggu (20/3/2022).

Masih menurut, Zulkifli, dirinya juga tidak mau membocorkan siapa kader PAN yang akan masuk pada Kabinet Indonesia Maju menjadi menteri atau wakil menteri. “Pokoknya itu haknya presiden,” tandasnya.

Seperti diketahui Ketum PAN, Zulkifli bersama beberapa pengurus DPP, anggota parlemen dan pengurus DPW PAN Jatim melakukan safari politik dalam kegiatan bertajuk “ Zulhas Sat Set Nang Jatim ” pada 15 hingga 21 Maret 2022.

Zulkifli bersama rombongan silaturahmi sowan ke beberapa pondok pesantren, bertemu ulama dan para kiai di wilayah Tapal Kuda dan Madura diantaranya, di Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sampang dan Bangkalan serta menggelar Road show Badan Saksi Nasional, dengan kader PAN se-Jatim.

Sementara itu, beberapa sumber di internal PAN, tersebar kabar jika kader PAN yang akan ditunjuk menjadi pembantu presiden tersebut adalah kader muda yang memiliki kemampuan dan dekat dengan Zulhas.

Sehingga muncul beberapa nama, salah satunya, Wabup Blitar, Rahmat Santoso yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur.

Melalui,sisi kemampuan secara kepemimpinan, Rahmat Santoso sudah berpengalaman dalam memimpin beberapa perusahaan miliknya, demikian juga dalam berorganisasi ada beberapa jabatan sudah diembannya, seperti Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) dan Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) kemudian menjadi MPO MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya, serta terakhir karteker Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Jawa Timur.

Diruang yang lain, Wabup Blitar, Rahmat Santoso, ketika dikonfirmasi melalui telepon mengenai namanya yang muncul sebagai kader PAN akan masuk kabinet mengisi posisi menteri atau wakil menteri mengatakan, kalau dirinya adalah kader muda di PAN.
” Khan !, ada kader PAN lainnya, yang lebih senior. Lagi pula seperti disampaikan Ketum (Zulhas) kalau keputusan itu hak prerogatif Presiden,” kata Wabup Rahmat.

Disinggung siapa nama atau kandidat kader PAN yang akan diusulkan Zulhas, jika memang diminta oleh Presiden Jokowi, dalam tanggapan, Wabup Blitar, Rahmat Santoso, hanya tersenyum. Kalau soal itu yang bisa menjawab Ketum sendiri.

” Saya tidak berwenang menjawabnya, silahkan ditanyakan langsung pada Ketum,” tegasnya.

Soal kesediaannya, jika memang namanya diusulkan sebagai kader PAN untuk menjadi menteri atau wakil menteri, Wabup Blitar Rahmat Santoso, mengaku, sebagai kader harus patuh pada keputusan partai.
” Jika memang diberikan amanah, harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.     TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending