Connect with us

Daerah

Diduga, Pemda Aru Tidak Mendukung Pengembangan Bandara Rargwamar Dobo

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Bandara Rargwamar adalah salah satu dari tiga bandara di Provinsi Maluku, yang menjadi bandara prioritas. Diantara Bandara prioritas yaitu,Bandara Banda Neira Kabupaten Maluku Tengah, Bandara Mathilda Batlayeri Saumlaki di Kepulauan Tanimbar, Bandara Rargwamar Dobo di Kepulauan Aru.

Kendati telah menjadi Bandara Prioritas namun, diduga Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, tidak mendukung pengembangan bandara Rargwamar Dobo.

Hal ini, dibuktikan dengan akses jalan masuk yang sudah di rencanakan sejak medio 2019 silam, namun kenyataannya hingga kini menginjak bulan Oktober 2021 akses jalan masuk menuju terminal Bandara Rargwamar Dobo yang baru tak terealisasi.

Padahal akses jalan tersebut, sangat dibutuhkan oleh, pihak unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dobo, untuk pengembangan Bandara ke depan sesuai rencana Menteri Perhubungan saat berkunjung ke Provinsi yang berjulukan kota Musik pada tahun 2019 lalu.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dobo, Indriawan, saat di temui di ruang kerjanya pada Rabu (27/10/2021), mengatakan, kami butuh kerjasama yang baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, dalam mendorong pengembangan Bandara Udara Rarguamar Dobo ke depan.

Salah satu penunjang pengembangan Bandara kedepan yaitu, akses jalan masuk menuju terminal bandara yang baru.
” Akses jalan masuk menuju ke bandara selama ini kami nantikan terealisasi “, tuturnya.

Masih menurutnya, Bandara Rarguamar Dobo,sudah harus dipersiapkan sedini mungkin untuk menjemput isu pengalihan pangkalan Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang direncanakan akan dipindahkan ke Aru.

Lanjut, Indrawan, menyampaikan, Bandara merupakan salah satu infrastruktur pendukung yang sangat penting. Jadi untuk ruang tunggu yang sementara dikerjakan ini, Master Plain kita sudah siap semuanya, baik untuk Cargo, maupun penumpang.
” Semuanya sudah kami persiapkan, tinggal Pemda Aru buat akses masuk. Sebenarnya, kalau kita buat akses masuk bisa saja cuma ini ranah nya pemda Aru, jadi kita Kementrian Perhubungan dalam hal ini, UPBU Dobo, tidak bisa campur tangan “, paparnya.

Diakhir pembicaraan,Indriawan meminta agar Pemda Aru, untuk segera menghibahkan Run-Way yang dikerjakan oleh Pemda Aru, dengan ukuran panjang 100 meter kepada Pihak UPBU Dobo, sehingga pada saat Pengembangan bandara maka Run-Way tersebut, juga bisa di perbaiki sehingga bisa di gunakan.
” Kami harapkan, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, bisa bersinergi dalam Pengembangan Bandar Udara Rarguamar ke depan “, pungkasnya.     JUS.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending