Connect with us

Hukrim

Pesan Barang Menggunakan BG Kosong, Wong Jong Hai Divonis 21 Bulan

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Wong Jong Hai divonis selama 21 bulan penjara. Putusan dibacakan Majelis Hakim Suparno, diruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (26/10/2021).

Wong Jong Hai (terdakwa) dinyatakan, telah terbukti bersalah melakukan perbuatan curang. Modus operandi terdakwa membeli barang-barang dalam jumlah besar di empat perusahaan berbeda.
“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 379A KUHP, maka Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 21 bulan “, ucapnya.

Perlu diketahui, terdakwa memesan barang PT.Karya Indah Multi Kreasindo (KIMK) pada medio 2020, dan terdakwa sudah menyelesaikan pembayaran.

Sepekan berikutnya, terdakwa kembali memesan barang berupa, 13.500 kursi bakso rotan coklat dan 13.500 buah kursi bakso rotan dengan tempo pembayaran sepekan.

Usai, barang dikirim, terdakwa sempat memberikan Bilyet Giro (BG) sebagai jaminan. Sayangnya, setelah melewati jatuh tempo, PT KIMK berusaha mencairkan BG yang dijaminkan terdakwa namun pencairan ditolak bank karena dananya tidak cukup.

Direktur PT KIM, Rony Harsono, sempat mengkonfirmasi dengan mengirim surat somasi kepada terdakwa namun tidak ada respons bahkan tidak ada itikad pembayaran dan dampaknya, PT KIMK merugi sebesar  70,3 Juta. Tidak hanya PT.KIMK, turut menjadi korban terdakwa yakni,CV. Hutama Cakra dan PT.RRT Power Indonesia.

Melalui data yang berhasil dihimpun, CV.Hutama merugi 216 Juta dan PT.RRT merasa dirugikan terdakwa sebesar 171 Juta.

Korban lain, Nuli Handayani pengusaha kecil (industri rumahan di bidang kerajinan alat kebersihan) juga dirugikan terdakwa sebesar 89 Juta.

Dipersidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Tinggi Jatim, Nugroho Priyo Susetyo, menuntut pidana penjara selama 2 tahun.     MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Majelis Hakim Jatuhi Vonis 16 Bulan Bagi Sebastian George Johar Yong Dan Deden Surya Kristianto

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Terjerembab dalam perkara yang sama ( melakukan sebuah tindak pidana penipuan ), layak disematkan terhadap Sebastian George Johar Yong dan Deden Surya Kristianto. Pasalnya, Majelis Hakim, M.Taufik Tatas menyatakan, kedua terdakwa telah secara sah bersalah sebagaimana dalam pasal 378 KUHP.

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhi vonis pidana penjara selama 16 bulan, Selasa (24/5/2022), di Pengadilan Negeri Surabaya. Putusan tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni, yang menuntut pidana penjara selama 2 tahun bagi ke-dua terdakwa.

Atas putusan tersebut, JPU menyatakan, sikapnya yaitu, pikir-pikir. Sedangkan, kedua terdakwa menyatakan, menerima putusan sang Majelis Hakim.

Dipersidangan sebelumnya, agenda mendengar keterangan saksi yakni, Budwi Hermawan selaku, pemilik lahan seluas 55,9 Are yang rencana akan dibeli Sebastian (terdakwa) dengan harga 126 Milyard.

Lebih lanjut, terdakwa melakukan Ikatan Jual Beli (IJB) dengan menunjuk Notaris.
Sayangnya, hingga perkara ini naik ke persidangan untuk kedua kalinya, terdakwa belum melakukan pembayaran sama sekali.

Budwi Hermawan juga sudah mengira akan ada banyak korban lantaran, obyek lahan miliknya belum terealisasi pembayaran namun terdakwa sudah berani mempromosikan bahkan presentasi pembangunan kondotel di Canggu Bali.

Hal yang demikian, membuat Budwi Hermawan melapor ke Polda Bali.
” Saya pernah melihat di internet terdakwa sudah mempromosikan pembangunan kondotel. Padahal, lahan saya belum dibayar sama sekali ,” paparnya.

Sesi selanjutnya, agenda pemeriksaan terdakwa dihadapan Majelis Hakim, ke-dua terdakwa berdalih lahan akan dibeli namun, karena ada kendala bahwa obyek lahan sebagian masih milik orang lain.

Pengakuan lainnya, uang para user yang sudah terlanjur melakukan pembayaran DP maupun angsuran oleh, kedua terdakwa dialihkan aset di Cinere Jakarta.

Untuk diketahui, perbuatan ke-dua terdakwa sebelumnya, pada medio (18/11/2021) dijatuhi vonis pidana penjara selama 1 tahun lantaran, kedua terdakwa oleh, Majelis Hakim, secara sah dinyatakan secara bersama sama melakukan perbuatan tindak pidana penipuan.

Adapun, Barang Bukti (BB) di muka persidangan diantaranya, lembar Poto copy kwitansi bermaterai yang dibuat PT. Sean Bale Adhiguna sebagai tanda bukti pembayaran atas nama, Didi Njatawijaya, Steven Lee Njatawijaya serta 1 lembar undangan dari The Voir Suites Hotel  Residence Echo Beach Canggu-Bali.   MET.

Lanjutkan Membaca

Trending