Connect with us

Hukrim

Dijerat pasal 127, Abdul Kholik Dituntut 3 Tahun

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Abdul Kholik bin Fadli (terdakwa) dituntut pidana penjara selama 3 tahun bui sebagaimana dalam jeratan pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Bacaan tuntutan dibacakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Maryani Melindawati diruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (26/10/2021).

Dipersidangan, JPU, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 127 ayat (1) sehingga JPU menuntut terhadap terdakwa agar dipidana penjara selama 3 tahun.

Usai bacaan tuntutan, Majelis Hakim Suparno, memberi kesempatan terhadap Penasehat Hukumnya guna sampaikan nota pembelaan (pledoi). Dalam kesempatan yang diberikan, Penasehat Hukum terdakwa memohon waktu sepekan kedepan guna sampaikan nota pembelaan.

Perlu diketahui, berdasarkan surat dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh Anggota Sat Reskrim Polsek Sawahan Surabaya, (11/7/2021) sekira pukul 00.30 WIB di rumah Banyu Urip Kidul Surabaya.

Dalam penggeledahan ditemukan Barang Bukti (BB) yakni, 2 pipet kaca dengan berat 2,02 gram dan 1,89 gram dan 1 poket 0,33 gram juga timbangan elektrik.

Atas perbuatan terdakwa, JPU menjerat  terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.       MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Majelis Hakim Jatuhi Vonis 16 Bulan Bagi Sebastian George Johar Yong Dan Deden Surya Kristianto

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Terjerembab dalam perkara yang sama ( melakukan sebuah tindak pidana penipuan ), layak disematkan terhadap Sebastian George Johar Yong dan Deden Surya Kristianto. Pasalnya, Majelis Hakim, M.Taufik Tatas menyatakan, kedua terdakwa telah secara sah bersalah sebagaimana dalam pasal 378 KUHP.

Selain itu, Majelis Hakim juga menjatuhi vonis pidana penjara selama 16 bulan, Selasa (24/5/2022), di Pengadilan Negeri Surabaya. Putusan tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni, yang menuntut pidana penjara selama 2 tahun bagi ke-dua terdakwa.

Atas putusan tersebut, JPU menyatakan, sikapnya yaitu, pikir-pikir. Sedangkan, kedua terdakwa menyatakan, menerima putusan sang Majelis Hakim.

Dipersidangan sebelumnya, agenda mendengar keterangan saksi yakni, Budwi Hermawan selaku, pemilik lahan seluas 55,9 Are yang rencana akan dibeli Sebastian (terdakwa) dengan harga 126 Milyard.

Lebih lanjut, terdakwa melakukan Ikatan Jual Beli (IJB) dengan menunjuk Notaris.
Sayangnya, hingga perkara ini naik ke persidangan untuk kedua kalinya, terdakwa belum melakukan pembayaran sama sekali.

Budwi Hermawan juga sudah mengira akan ada banyak korban lantaran, obyek lahan miliknya belum terealisasi pembayaran namun terdakwa sudah berani mempromosikan bahkan presentasi pembangunan kondotel di Canggu Bali.

Hal yang demikian, membuat Budwi Hermawan melapor ke Polda Bali.
” Saya pernah melihat di internet terdakwa sudah mempromosikan pembangunan kondotel. Padahal, lahan saya belum dibayar sama sekali ,” paparnya.

Sesi selanjutnya, agenda pemeriksaan terdakwa dihadapan Majelis Hakim, ke-dua terdakwa berdalih lahan akan dibeli namun, karena ada kendala bahwa obyek lahan sebagian masih milik orang lain.

Pengakuan lainnya, uang para user yang sudah terlanjur melakukan pembayaran DP maupun angsuran oleh, kedua terdakwa dialihkan aset di Cinere Jakarta.

Untuk diketahui, perbuatan ke-dua terdakwa sebelumnya, pada medio (18/11/2021) dijatuhi vonis pidana penjara selama 1 tahun lantaran, kedua terdakwa oleh, Majelis Hakim, secara sah dinyatakan secara bersama sama melakukan perbuatan tindak pidana penipuan.

Adapun, Barang Bukti (BB) di muka persidangan diantaranya, lembar Poto copy kwitansi bermaterai yang dibuat PT. Sean Bale Adhiguna sebagai tanda bukti pembayaran atas nama, Didi Njatawijaya, Steven Lee Njatawijaya serta 1 lembar undangan dari The Voir Suites Hotel  Residence Echo Beach Canggu-Bali.   MET.

Lanjutkan Membaca

Trending