Connect with us

Daerah

Tildjuir Minta, Majelis Hakim Profesional Memutuskan Sengketa Lahan Marafefen

Published

on

Dobo-basudewanews.com, Mengembalikan hak adat terus diperjuangkan masyarakat desa Marafefen. Selain itu, pemuda desa Marafefen, Robert Tildjuir berharap, Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan benar-benar adil dan sesuai fakta dipersidangan.

Hal tersebut, disampaikan Robert Tildjuir, Sabtu (23/10/2021). Hal lainnya, kami bersyukur tahapan persidangan masih tetap berjalan aman dan damai sesuai keinginan semua pihak, termasuk sparat keamanan.

Masyarakat Desa Marafefen bersama semua pihak tinjau obyek sengketa

Dua pekan lalu, kami mendatanggi obyek sengketa guna melihat langsung, apa yang Di Dalilkan oleh Penggugat. di hadapan hukum yang katanya, lahan tidur.

Menurut para Tergugat tenyata disana ada tanaman berupa pohon sagu, kelapa dan pohon pinang, itu menjadi Bukti bahwa obyek sengketa bukan lahan tidur.
” Para Tergugat menyampaikan, obyek sengketa ternyata terdapat tanaman pohon sagu, kelapa dan pohon pinang. Berarti obyek bukan lahan tidur “, ungkap Robert Tildjuir.

Pada sesi agenda keterangan Ahli, dari pihak para Tergugat justru Penggugat tidak hadir untuk kedua kalinya. Agenda selanjutnya, tahap kesimpulan dari kedua pihak yang rencana akan bergulir dua pekan berikutnya.

Robert Tildjuir, menambahkan, kami masyarakat adat desa Marafenfen, memohon doa dan dukungan semua pihak agar hak masyarakat adat kami dapat di kembalikan kepada kami sesuai amanat konstitusi kita.
” Masyarakat adat akan terus berjuang walau dengan sederhana, karena kami punya keyakinan sebelum ada negara Indonesia leluhur kami sudah ada sejak dahulu kala “, bebernya.     JUS.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang Aremania Serentak Aksi Turun Jalan

Published

on

Basudewa – Malang, Aremania serentak melakukan aksi turun jalan hampir di semua ruas jalan raya. Aksi tersebut, dimulai dari pukul 11.47 WIB, pada Minggu (27/11/2022).

Aremania tampak berkumpul dan menutup pintu tol Karanglo Under Pass (pintu keluar tol Karanglo – Singosari).

Aksi turun jalan berdampak para pengguna jalan terpaksa tidak bisa melewati jalan Under Pass sehingga, pengguna jalan dari arah kota Malang (selatan) diarahkan ke jalur barat (arah kota Batu). Sedangkan, pengguna jalan yang dari arah barat diarahkan ke Utara.

Aremania berkumpul di depan sekolah SMKN Singosari Jalan. Mondoroko Kecamatan Singosari.
Selanjutnya, Aremania melakukan longmarc membuat Jalan tol Karanglo terhenti total.

Tampak dilapangan, aksi turun jalan Aremania kali ini, memicu beberapa
pengguna jalan yang menggerutu atas
kegiatan ini (dikarenakan) tidak adanya
pemberitahuan ke publik.

” Tidak tahu ada aksi Aremania mas ! ,”‘ tutur
Andi pengguna jalan yang terjebak macet.

Selain, menggelar aksi turun jalan tersebut, Aremania juga menggelar doa bersama yang tampak disertai oleh, beberapa aparat kepolisian setempat.   TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending