Connect with us

Hukrim

Modus Indra Tantomo Ajukan Pinjaman 4 Milyard Berdampak Vonis 2 Tahun.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Indra Tantomo yang ditetapkan sebagai terdakwa, kembali jalani sidang agenda putusan. Bacaan putusan dibacakan Majelis Hakim, Martin Ginting di ruang Candra, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (27/9/2021).

Untuk diketahui, setelah sidang agenda mendengar keterangan Ahli Pidana yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, I Gede Willy pada medio Senin (14/6/2021) silam, terdakwa bisa bernafas lega lantaran, bisa menghirup udara segar alias bebas tidak dilakukan penahanan.

Informasi yang berhasil didapat, terdakwa lepas karena masa tahanannya habis.

Saat sidang lanjutan, Kamis (5/8/2021) bagi terdakwa statusnya, beralih tidak ditahan. Melalui, Penasehat Hukumnya, Sri Sudarti saat dikonfirmasi dasar kliennya tidak ditahan mengatakan, batal demi hukum (BDH).

” Kliennya tidak ditahan karena BDH, mas ! “, ucapnya sembari ngacir meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Dalam perkara tersebut, terdakwa pada sidang sebelumnya, JPU menuntut pidana penjara selama 3 tahun bagi Indra Tantomo.

Adapun, agenda bacaan putusan yakni, terdakwa dinyatakan secara sah dan terbukti bersalah melanggar sebagaimana yang diatur dalam pasal 378. Sebelum menjatuhkan putusan Majelis Hakim menyampaikan mengesampingkan pledoi terdakwa. Sedangkan, bacaan putusan Majelis Hakim menyatakan, terdakwa terbukti bersalah sehingga layak menjatuhkan putusan pidana penjara selama 2 tahun.

Usai putusan dibacakan, terdakwa saat diberi kesempatan menyatakan sikap pikir-pikir atas putusan Majelis Hakim.

Hal ini, JPU pun, juga menyatakan pikir-pikir atas putusan Majelis Hakim.       MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukrim

Sang Pengadil Widiarso Vonis Bebas Indro Prajitno. Jaksa Kejati, Sabetania Langsung Ngacir Saat Dikonfirmasi

Published

on

Basudewa – Surabaya, Indro Prajitno selaku, Komisaris Utama dan salah satu pemegang saham di PT. Sumber Baramas Energi (PT. SBE) diputus bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sabetania

Bacaan putusan bebas tersebut, berbanding terbalik dari tuntutan JPU yang sebelumnya, menuntut pidana bui selama 4 tahun.

Dalam amar putuasan yang dibacakan, Sang Pengadil, Widiarso, yaitu, mengadili terhadap terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. Terhadap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan dari JPU.

” Untuk itu terhadap terdakwa segera dibebaskan dari tahanan ,” ucap Sang Pengadil, Widiarso, pada Senin (21/11/2022).

Usai, sidang awak media berusaha mengkonfirmasi, bagaimana tanggapan dari pihak JPU atas vonis bebas tersebut. Namun, sayangnya, JPU tidak memberikan komentar sembari jalan dengan cepat, meninggalkan Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana, dalam persidangan pada Kamis (27/10/2022) yang lalu, Penasehat Hukum terdakwa di hadapan Sang Pengadil, Widiarso, membeberkan bukti bahwa terdakwa sudah memberikan sertifikat apartemen atas nama istri terdakwa terhadap korban.

Dalam hal diatas, apakah benar keabsahan pemilik apartemen berupa, sertifikat ?.

Hal lainnya, badan perseroan yakni, PT.Sumber Baramas Energi (SBE) secara keabsahan legalitas patut dipertanyakan dihadapan Notaris mana perseroan tersebut dibuat ?.

Pasalnya, dalam susunan struktur perseroan baik Komisaris, Direktur maupun yang lainnya, di hadapan Notaris masing masing pemegang saham menunjukkan bukti modal
maka oleh, Notaris di cantumkan dalam struktur perseroan.   MET.

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending