Tiap Tahun Dikucuri DAK, Proyek TK Negeri  Ngimbang Kabupaten Lamongan,Terkesan Amburadul

71

Lamongan-basudewanews.com, Proyek pembangunan gedung TK Negeri Ngimbang, Kabupaten Lamongan, dengan mengunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 senilai, 370 Juta, yang di kerjakan CV. Indriya Persada, diduga tanpa ada mandor, Konsultan maupun Pelaksana pekerjaan.

Sedangkan, informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, salah satu
Pelaksana saat dihubungi via telepon seluler guna konfirmasi terkait, pekerjaan pembangunan gedung TK Negeri Ngimbang selalu tidak direspons.

Diketahui, pembangunan gedung TK Negeri Pembina Ngimbang Kabupaten Lamongan, paket pekerjaan pembangunan 4 gedung namun, melalui data dilapangan hanya mengganti kusen depan dan belakang.

Tampak  Papan Nama Yang Terpasang Dan Gedung Yang Diindikasikan Hanya Mengganti Daun Jendela.

Pada medio 2019 silam, dikucurkan anggaran senilai 190 Juta, dana dari pusat paket pekerjaan, dikerjakan seseorang asal Cerme Desa Girik Kecamatan Ngimbang. Ditahun 2021 tampak dilakukan pembongkaran lagi lantaran, kucuran DAK 2021.

Dalam hal, hasil investigasi tim basudewanews.com, paket pekerjaan dengan anggaran DAK tahun 2921 diindikasikan bahan-bahan bangunan untuk peninggian 1 gedung Rumah Dinas Kepala Sekolah menggunakan, pasir dan batu bata merah tidak layak pakai.

Atas temuan, Kabid TK/Paud, Hendro, saat dikonfirmasi selalu menghindar dari wartawan. Merasa tidak puas pada Kamis (23/9/2021), tim investigasi beralih menemui Kasi, Yuli. Sayangnya, dalam tanggapan Yuli hanya mengatakan, pemborongnya adalah Wawan.

Sebagaimana diketahui, papan nama yang terpasang, tercantum di bangun ruang guru, ruang kelas, ruang toilet. Namun, dalam hal pengerjaan dilapangan, diduga tidak sesuai yang di kerjakan saat ini.

Adapun, pengerjaan yang dilakukan dilapangan, yakni, hanya mengganti kusen 4 gedung. Pengerjaan lainnya, peninggian satu gedung kecil Rumah Dinas kepala Sekolah.

Sementara, Kepala Sekolah, Suciningati diketahui selalu tidak ada di tempat kerja tatkala, tim investigasi hendak melakukan konfirmasi pekerjaan tersebut.

Untuk diketahui,TK Negeri Pembina Ngimbang, mendapat kucuran anggaran dari Pusat 3 kali berturut – turut yakni, tahun 2019, 2020, 2021.  SPTN.