Connect with us

Pemerintahan

Bawaslu Berharap Ada Harmonisasi Aturan Pemilu-Pilkada

Published

on

Bawaslu harap perlu adanya harmonisasi regulasi Pemilu dan Pilkada, agar tak terjadi tumpang tindih aturan.

Jakarta–basudewanews.com, Ada catatan menarik dari diskusi virtual bertema ‘Rekomendasi Bawaslu dalam penataan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024”, yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan, berharap perlu adanya harmonisasi antara regulasi Pemilihan Umum (Pemilu) nasional dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) agar tidak terjadi tumpang tindih aturan.

Abhan bilang, bahwa perlunya harmonisasi terutama terkait tugas dan kewenangan penyelenggara pemilu dan penegakkan hukum. Selain itu, juga terkait sinkronisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) dalam setiap tahapan.

“Karena masih ada regulasi yang tumpang tindih dalam pelaksanaan Pemilu 2019 dan Pilkada Serentak 2020 lalu. Ini tentu saja menyulitkan para penyelenggara,” ungkap Abhan saat diskusi.

Abhan juga mendesak adanya peningkatan kemampuan penggunaan sistem teknologi informasi yang terintegrasi, efektif, transparan dan mudah diakses dalam setiap proses pengawasan.

“Ini penting dilakukan, mengingat KPU telah mempersiapkan sistem informasi yang akan digunakan pada setiap tahapan. Sempurnakan sistem informasi yang ada agar tidak menjadi kendala Ketika digunakan,” pinta Abhan.

Abhan berujar, Bawaslu juga turut mendorong adanya penyederhanaan surat suara yang memudahkan pemilih, sekaligus memudahkan penyelenggara dalam proses administrasinya nanti.

“Mendorong adanya penyederhanaan surat suara yang memungkinkan memberi kemudahan bagi pemilih serta kemudahan pengadministrasian bagi penyelenggara,” ujar Abhan. CEB

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Kemenkumham Jatim Dinobatkan Berkinerja Terbaik Kategori Klasifikasi Kanwil Tipe A

Published

on

Basudewa – Surabaya, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, dinobatkan sebagai Kanwil Kemenkumham berkinerja terbaik tahun 2021 Kategori Klasifikasi Kanwil Tipe A.

Penghargaan tersebut, merupakan prestasi kinerja berdasarkan, beberapa parameter kinerja.

Beberapa parameter tersebut, adalah Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA), Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (SMART), Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

” Selain itu, Meningkatnya Indeks Reformasi Birokrasi dengan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK & WBBM serta capaian target kinerja dan perjanjian kinerja ,” beber Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji.

Zaeroji menerima langsung penghargaan tersebut, dari Menkumham, Yasonna H Laoly Kamis (24/11/2022). Dalam gelaran Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Kinerja Tahun 2022 dan Penyusunan Target Kinerja Tahun 2023 itu, seluruh pimpinan tinggi pratama Kanwil Kemenkumham berkumpul untuk mengevaluasi dan merumuskan kebijakan di Hotel Grand Mercure Kemayoran.

” Terima kasih atas dukungan seluruh jajaran dan stakeholder kepada Kanwil Kemenkumham Jatim, ini adalah capaian yang luar biasa di akhir pengabdian saya ,” ujar Zaeroji yang memasuki purna tugas pada 1 Desember 2022 nanti.

Selain Jatim, untuk Kanwil Kemenkumham Tipe A, Kanwil DKI Jakarta berada di peringkat kedua diikuti Kanwil Jawa Barat di peringkat ketiga.

Sedangkan, untuk Kanwil Tipe B, Kanwil NTB meraih terbaik I diikuti, Kanwil DIY dan Sumatera Selatan di peringkat kedua dan ketiga.

Sementara itu, untuk Kanwil Tipe C, berturut-turut diraih Kanwil Bangka Belitung di peringkat pertama, Bengkulu dan Kalteng di peringkat kedua dan ketiga.

Menkumham, Yasonna, mengucapkan, terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi positif melaksanakan seluruh kegiatan.

Untuk pencapaian target yang telah ditetapkan bersama, di sisa waktu di penghujung tahun ini, diselesaikan target kinerja dengan baik dan tuntas.

” Semoga kinerja yang baik dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Bagi Kepala Kanwil yang belum berprestasi dan tanpa prestasi, akan menjadi bahan evaluasi kita bersama ,” pungkasnya.    TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending