Connect with us

Pemerintahan

TA 2022, Kemensos Bakal Gelontor Bansos Rp74,07 T

Published

on

Jakarta–basudewanews.com, Kran bantuan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk masyarakat akan terus dikucurkan. Pada 2022 nanti, kementerian ini bakal menggelontorkan Rp74,08 triliun untuk belanja bantuan sosial (bansos).

Anggaran tersebut mencakup 94,67 persen dari jatah anggaran yang dimiliki kementerian ini.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengungkapkan, dana tersebut akan membiayai beberapa program jaring pengaman sosial untuk masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako.

Kemudian bantuan pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), bantuan korban bencana, Rehabilitasi Sosial RTLH, alat bantu aksesibilitas, dan sebagainya.

Khusus PKH ditargetkan menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama 12 bulan, dengan anggaran mencapai Rp28 triliun. Selanjutnya, kartu sembako menyasar 18,8 juta KPM dengan anggaran sebesar Rp45 triliun.

Untuk Program Kartu Sembako mendapat anggaran Rp14,1 triliun. Bantuan tersebut akan memberikan Rp200 ribu per bulan kepada 5,9 juta penerima.

Berikutnya, Program Atensi Anak Yatim Piatu akan diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan untuk anak sekolah dan Rp200 ribu untuk anak belum sekolah. Kemensos menganggarkan Rp11,6 triliun untuk 4,38 juta anak.

Atas paparan tersebut, kalangan wakil rakyat mengamini jumlah anggaran tersebut. Melalui Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandir Susanto, menekankan agar Kemensos mempercepat realisasi anggaran dan memastikan program bantuan sosial berbasis geografis dan demografis dapat tersalurkan.

“Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan anggaran Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2022, sebesar Rp78.256.327.121.000. Kami mendorong kementerian untuk mempercepat realisasi anggaran, khususnya untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu,” ujar Yandir dikutip dari Antara, Senin (20/9).

Kemensos mendapat anggaran Rp76,9 triliun untuk program prioritas nasional. Selain bansos, anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja pegawai sebesar 0,66 persen, belanja barang operasional 0,36 persen, belanja barang non-operasional 4,18 persen, dan belanja modal 0,13 persen. CEB

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Kemenkumham Jatim Dinobatkan Berkinerja Terbaik Kategori Klasifikasi Kanwil Tipe A

Published

on

Basudewa – Surabaya, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, dinobatkan sebagai Kanwil Kemenkumham berkinerja terbaik tahun 2021 Kategori Klasifikasi Kanwil Tipe A.

Penghargaan tersebut, merupakan prestasi kinerja berdasarkan, beberapa parameter kinerja.

Beberapa parameter tersebut, adalah Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA), Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (SMART), Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

” Selain itu, Meningkatnya Indeks Reformasi Birokrasi dengan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK & WBBM serta capaian target kinerja dan perjanjian kinerja ,” beber Kakanwil Kemenkumham Jatim Zaeroji.

Zaeroji menerima langsung penghargaan tersebut, dari Menkumham, Yasonna H Laoly Kamis (24/11/2022). Dalam gelaran Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Kinerja Tahun 2022 dan Penyusunan Target Kinerja Tahun 2023 itu, seluruh pimpinan tinggi pratama Kanwil Kemenkumham berkumpul untuk mengevaluasi dan merumuskan kebijakan di Hotel Grand Mercure Kemayoran.

” Terima kasih atas dukungan seluruh jajaran dan stakeholder kepada Kanwil Kemenkumham Jatim, ini adalah capaian yang luar biasa di akhir pengabdian saya ,” ujar Zaeroji yang memasuki purna tugas pada 1 Desember 2022 nanti.

Selain Jatim, untuk Kanwil Kemenkumham Tipe A, Kanwil DKI Jakarta berada di peringkat kedua diikuti Kanwil Jawa Barat di peringkat ketiga.

Sedangkan, untuk Kanwil Tipe B, Kanwil NTB meraih terbaik I diikuti, Kanwil DIY dan Sumatera Selatan di peringkat kedua dan ketiga.

Sementara itu, untuk Kanwil Tipe C, berturut-turut diraih Kanwil Bangka Belitung di peringkat pertama, Bengkulu dan Kalteng di peringkat kedua dan ketiga.

Menkumham, Yasonna, mengucapkan, terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi positif melaksanakan seluruh kegiatan.

Untuk pencapaian target yang telah ditetapkan bersama, di sisa waktu di penghujung tahun ini, diselesaikan target kinerja dengan baik dan tuntas.

” Semoga kinerja yang baik dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Bagi Kepala Kanwil yang belum berprestasi dan tanpa prestasi, akan menjadi bahan evaluasi kita bersama ,” pungkasnya.    TIM.

Lanjutkan Membaca

Trending