Perkara Gugatan nomor : 407/Pdt.G/PN.Sby Kembali Tertunda. Diduga Perusahaan Simpan Banyak Polemik

56

Surabaya-basudewanews.com, Janji Majelis Hakim akan mengambil sikap atas perkara gugatan dengan nomor 407/Pdt.G/ PN.Sby, terpaksa kembali tertunda. Hal penundaan sidang lanjutan, tersebut diketahui Senin (20/9/2021) di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebagaimana dipersidangan sebelumnya,
PT.Cahaya Citra Alumindo melakukan gugatan terhadap Liem Hendricus Susanto selaku Direksi PT Cahaya Citra Alumindo dan Rini Soetio selaku turut tergugat I juga Kasipul Anwar turut tergugat II.

Dalam hal gugatan diatas, para pihak tidak ada titik temu pada agenda mediasi. Dipersidangan Senin (13/9/2021), pihak Penggugat tidak hadir hanya diwakili Penasehat Hukumnya dan pihak Tergugat hadir namun para pihak turut Tergugat I dan II tidak hadir maka Majelis Hakim memberi kesempatan sekali lagi guna menghadirkan para turut Tergugat I dan II.

Sementara, Penasehat Hukum, Arif dan Yacob sebagai Kuasa Tergugat saat ditemui basudewanew.com, perihal tertundanya persidangan mengatakan, sebelum ada perkara gugatan nomor 407/Pdt.G/ PN.Sby yang melibatkan Liem Hendricus Susanto
(Kliennya) sebagai Tergugat. Bahwa PT. Cahaya Indo Persada ada gugatan buruh dan ternyata, Kuasa yang mewakili perusahaan tersebut, seharusnya menurut ketentuan anggaran dasar dan sesuai Undang-undang yang berlaku, yang mewakili gugatan buruh adalah Direksi (kliennya).

Diketahui, Perusahaan melakukan kuasa hukum maka klienya melakukan klarifikasi ke perusahaan dan tidak ada jawaban maka upaya lainnya, pihaknya melakukan peringatan terhadap kuasa perusahaan yang intinya klienya (Direksi) tidak pernah memberikan kuasa.

Sebagaimana diketahui, perkara gugatan perburuhan perusahaan melakukan Kasasi. Dalam Kasasi, perusahaan lagi-lagi melakukan Kuasa hukum yang mengatasnamakan kliennya (Direksi) maka upaya hukum terpaksa ditempuh.

Laporan dugaan adanya pemalsuan tandatangan atas dokumen kuasa terkait, perkara perburuhan yang kini, dalam status Kasasi. Perkara laporan kini, sudah masuk ke Polrestabes Surabaya, pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke Penyidik dan rekan rekan buruh sudah memberikan keterangannya. Untuk proses selanjutnya, kemungkinan pihak perusahaan akan dipanggil guna dimintai keterangan terkait, adanya dugaan pemalsuan tandatangan yang mengatasnamakan kliennya telah melakukan kuasa ke salah satu kantor Penasehat Hukum di Surabaya.

Perlu diketahui, dalam perusahaan ada PT.Cahaya Indo Persada dan PT.Cahaya Citra Alumindo semuanya pengelola nya sama. Diindikasikan orang dibalik layar kedua perusahaan yang mengendalikan semua usaha yakni, berinisial Y.

Pihaknya, mencium dugaan, perkara gugatan nomor 407/Pdt.G/PN.Sby, yang melibatkan kliennya sebagai Tergugat adalah upaya dari bagian tokoh Y guna menyingkirkan kliennya.                                                                             MET.