Connect with us

Daerah

Polsek Donomulyo, Gelar Operasi Yustisi Dalam Rangka Pendisiplinan Masyarakat Terapkan Prokes.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Giat operasi yustisi guna pendisiplinan masyarakat Donomulyo Kabupaten Malang, digelar Selasa (14/9/2021).

Gelar operasi yustisi dilakukan di Jalan Raya depan Kantor Muspika. Selain operasi yustisi anggota Polsek Donomulyo, juga membagi-bagikan masker terhadap masyarakat pengguna jalan raya.

Adapun,anggota yang melakukan giat operasi yustisi adalah, Kanit Sabhara, Aiptu.Hasim Ashari, Aiptu. Suwito, Aiptu.Murbito Wibowo, Aipda.Nur Wahyudi, Bripka.Jadug Agung, Bripda. Indra Bagus serta anggota Koramil yakni, Serma.Imam Ropingi, Sertu.Arovianto juga dibantu pihak Kecamatan Donomulyo, Pitoyo dan Endrianto.

Salah satu anggota Polsek Donomulyo, yang namanya tidak berkenan diunggah saat ditemui mengatakan, sasaran giat adalah agar warga atau masyarakat pengguna jalan raya yang kedapatan tidak menggunakan masker sesuai Protokol Kesehatan yang telah ditentukan sesuai dengan PPKM Level 2 akan dilakukan peneguran secara humanis dan diberikan masker.

Tidak menutup kemungkinan, dari giat operasi yustisi, pihaknya, akan memberikan
sanksi berupa kerja sosial serta diperintahkan membuat Surat Pernyataan.
” Harapan sanksi dengan kerja sosial dan membuat surat pernyataan untuk membuat efek jera. Intinya masyarakat untuk tidak mengulangi lagi maupun kumpul-kumpul orang banyak setelahnya, disarankan pulang ke rumah masing-masing”, tuturnya.

Pelaksanaan giat dalam rangka antisipasi penyebaran Virus Corona dalam Masa adaptasi kebiasaan baru yang dilaksanakan secara humanis.

Tampak dilapangan, hanya 5 warga yang diberikan sanksi berupa teguran lisan serta diberikan masker sedangkan, denda, teguran tertulis maupun sanksi sosial nihil.

Tujuan dari giat operasi yustisi, untuk mengurangi dan mencegah penyebaran Covid19 serta Menjaga Harkamtibmas di wilayah Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.                                                                                   MET.

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending