Korban Uswatul Ummah Istri TNI, Kian Bertambah.

30

Surabaya-basudewanews.com, Korban atas perbuatan Uswatul Ummah yang mengaku bersuami TNI AL dan menghuni di rumah dinas Komplek RSAL Flat Emergency Petugas 9 Kelurahan Jagir Kecamatan Wonokromo Surabaya, kian bertambah. Hal ini diketahui saat Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Suwarti menghadirkan saksi di muka persidangan Selasa (14/9/2021).

Adapun, keterangan saksi yang turut menjadi korban dari terdakwa yakni, Tri agustini Susilowati. Dalam keterangan sebagai saksi, Tri Agustini Susilowati mengatakan, bahwa terdakwa pinjam mobil pada bulan November 2020.

Saat pertama sewa mobil terdakwa sudah kembalikan namun, selang beberapa hari terdakwa menyewa kembali dan hingga perkara ini naik ke meja hijau terdakwa tidak mengembalikan mobilnya.
” Terdakwa sewa mobil dengan harga 250 ribu perhari. Saat ditagih terdakwa beralasan masih dipakai anaknya diterima anggota di Malang “, beber saksi.

Hal lainnya, terdakwa berjanji akan melakukan pembayaran sewa mobil dengan cara transfer. Usai sampaikan janji selanjutnya, di handphonenya ada SMS yang menyatakan bahwa orang tua terdakwa meninggal.

Merasa iba, saksi bermaksud guna Takziah ke orang tua terdakwa. Upaya saksi akhirnya, kesampaian dengan cara memaksa sopir terdakwa agar bersedia mengantar saksi ke rumah orang tua terdakwa yang ada di Pasuruan.

Sayangnya, setiba di rumah orang tua terdakwa, ternyata orang tua terdakwa masih hidup.

Saksi menambahkan, terdakwa pernah berujar, sayang-lah jika istri anggota TNI menipu orang.
” Saat ditagih, terdakwa selalu berujar, malu-maluin saja masak istri TNI menipu ? “, ucap saksi menirukan terdakwa.

Menurut informasi yang diterima saksi, bahwa mobilnya digadaikan ke seseorang yang bernama Ali.Atas perbuatan terdakwa, saksi mengaku merugi sekitar 150 Juta.

Usai saksi sampaikan keterangan, Majelis Hakim, Tatas memberi kesempatan terhadap terdakwa guna menanggapi. Dalam tanggapan terdakwa mengatakan, sebagian keterangan saksi tidak benar.

Adapun, yang dianggap tidak benar terdakwa yaitu, mobil yang menyewa memang dirinya namun, yang gadaikan mobil dan yang memakai mobil adalah Ali.
” Saya hanya menyewakan saja, Yang Mulia “, alibinya.      MET.