Connect with us

Peristiwa

Kapolda Lantik Pejabat Baru Jajaran Polda Jatim.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Kapolda Jawa Timur, Irjen.Nico Afinta, pimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres. Giat sertijab berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (13/9/2021).

Upacara sertijab dihadiri oleh, Waka Polda Jatim,Brigjen.Slamet HS dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, diantaranya Kabid Humas, Kombes Gatot Repli Handoko.

Mutasi jabatan berdasar telegram nomor ST/1701/VIII/KEP./2021 tertanggal 25 Agustus 2021.

Kapolda Jatim, Irjen. Nico Afinta mengucapkan, banyak terima kasih kepada pejabat lama yang telah bertugas di Mapolda Jatim dengan sangat baik.
“Kepada pejabat baru saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Polda Jatim,” ucapnya.

Kapolda Jatim,Irjen.Nico manambahkan, terkait dengan situasi Covid-19 saat ini, hendaknya pejabat yang baru betul-betul melaksanakan program pemerintah terkait penanganan Covid19.

Adapun, Para Pejabat Utama dan Kapolres di jajaran Polda Jatim yang pindah tugas yakni, Kombes Pol.Andi Syahriful Taufik, SIK MSI, Karo SDM Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri.

Kombes Pol.harry kurniawan, Kabag pangkat robinkar SSDM polri diangkat dalam jabatan barunya, sebagai Karo SDM polda jatim.

Kombes Pol.Aditya Puji Kurniawan, Pamen Ditintelkam Polda Jatim (Penugasan pada BIN) dimutasikan sebagai Pamen Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN).

AKBP.Arief Fitrianto SH, Kapolres Gresik Polda Jatim diangkat sebagai Kasubbagre Program Bagpe Kompeten Robinkar SSDM Polri.

AKBP.Mochamad Nur Azis SH, Kapolres Ponorogo Polda Jatim, jabat Kapolres Gresik Polda Jatim.

AKBP.Catur Cahyono Wibowo, Kapolres Batu Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Ponorogo Polda Jatim.

AKBP. I Nyoman Yogi Hermawan, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Batu Polda Jatim.

AKBP.Dony Alexander, Kapolres Mojokerto Polda Jatim jabatan baru Kasubbag Renmin Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

AKBP.Apip Ginanjar, Kapolres Pamekasan Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru Kapolres Mojokerto Polda Jatim.

AKBP. Rogib Triyanto, Kasubbag Program Bagren Korbrimob Polri menjabat Kapolres Pamekasan Polda Jatim.

AKBP.Harviadhi Agung Prathama, Kapolres Nganjuk Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbag Lo Baglotas Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri.

AKBP Jimmy Tana, Kabagops Polrestabes Surabaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Nganjuk Polda Jatim.         MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pemerintahan

Belum Kantongi Sertifikasi Layak Fungsi DPRD Surabaya, Minta Soft Opening Trans Icon Mall Dihentikan

Published

on

Basudewa – Surabaya, Komisi A DPRD Surabaya, bidang Hukum dan Pemerintahan menyoroti pembukaan operasional (Soft Opening) Trans Icon Mall pada Jumat (5/8/2022).

Sorotan tersebut, lantaran Trans Icon Mall belum layak fungsi.

Dalam hal ini, Komisi A menggelar rapat dengar pendapat dengan beberapa pihak terkait, termasuk manajemen Trans Icon Mall yang mengutus beberapa perwakilannya ke Gedung wakil rakyat di Jalan.Yos Sudarso Surabaya.

Melalui pantauan dilapangan, rapat dipimpin oleh, Pertiwi Ayu Krishna selaku Ketua, yang dikuti oleh Camelia Habiba (wakil), Budi Leksono (anggota), Imam Syafi,i (anggota), M. Mahmud (anggota), Ghofar Ismail (anggota) dan Suaifuddin Zuhri (anggota).

Sedangkan, pihak Pemkot Surabaya, dihadiri beberapa perwakilan dari Dinas terkait seperti, DPRKP, DSDABM, DLH, Dishub, Damkar, Dispora dan Satpol-PP Kota Surabaya.

Dalam rapat , Pertiwi Ayu Krishna, menegaskan, jika pihaknya, mendukung Wali Kota Surabaya, dengan seluruh program dan kebijakannya.

Salah satunya, Perwali Nomor 91 Tahun 2022 pasal 3 tentang Serifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung.

“ Kami mendukung program dan kebijakan Wali Kota Surabaya, untuk itu, kami juga mengapresiasi kepada seluruh investor (termasuk Trans Icon) yang menanam investasi di Kota Surabaya. Namun, tidak berarti bisa berbuat seenaknya, karena wilayah kami memiliki aturan dan kebijakan yang wajib dipatuhi, salah satunya soal SLF ,” ucap Ayu.

Ayu mendesak kepada Pemkot Surabaya, selaku regulator untuk menghentikan aktifitas pemanfaatan bangunan Gedung Trans Icon di Jalan. Ahmad Yani Surabaya, karena belum mengantongi SLF secara penuh.

“ Yang kami jaga adalah keselamatan penghuni Gedung yakni, para pengunjung juga pegawainya, maka jika masih diterbitkan 3 rekomendasi dari 3 OPD artinya, belum lengkap dan belum dikeluarkan sertifikasi SLF nya, sesuai aturan, ya ?, tidak boleh operasional. Soft opening atau grand opening nya harus dihentikan,” tandas politisi perempuan dari Partai Golkar ini.

Menanggapi hal ini, Vice President Corporate Communication Trans Icon, Satria Hamid, meminta agar soft opening tetap bisa dilaksanakan, sesuai agenda sembari melengkapi kekurangan yang disyaratkan, karena menyangkut nasib pegawai yang saat ini sudah bekerja.

Tak hanya itu, Camelia Habiba, juga mempertanyakan, soal kondisi trotoar jalan di depan area Gedung Trans Icon yang kondisinya rusak dan belum dikembalikan seperti semula.

“ Kami ini setiap hari melewati jalan itu dan melihat langsung jika kondisi trotoarnya masih belum dikembalikan seperti semula,” ujar Politisi perempuan asal fraksi PKB ini.

Merespon soal kerusakan trotoar di depan area Trans Icon, wakil dari manajemen Trans Icon, berjanji akan memperbaiki secepatnya. “Kami akan perbaiki secepatnya, sekira 1-2 minggu) ,” jawabnya.

Sementara Sekretaris DPRKPCKTR,  Ali Murtadho, mengaku, jika pihaknya, akan segera bergerak ke lapangan untuk melaksanakan rekomendasi hasil rapat dengan Komisi A DPRD Surabaya.

“ Kami akan kembali melakukan pengecekan berkas dan lokasi ,” tuturnya.

Adapun, Resume Rapat Komisi A DPRD Surabaya tentang evaluasi dan penjelasan perijinan Trans Icon , yakni, sesuai Pasal 3 Perwali Nomor 91 Tahun 2022 tentang Serifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung, rekomendasi harus terpenuhi samua sebelum SLF dikeluarkan.

Sedangkan, untuk Trans icon masih terbit 3 rekomendasi (Disnakertran, Damker, Dinkes) oleh karena itu, Trans lcon belum ada SLF, maka bangunan belum layak fungsi dan tidak boleh ada pemanfaatan terlebih dahulu.

Trans Icon, akan mengembalikan fungsi trotoar seperti semula.    MET.

Lanjutkan Membaca

Trending