Connect with us

Daerah

Polsek Donomulyo, Kawal Pemakaman Pasien Covid19 Meninggal Dunia.

Published

on

Malang-basudewanews.com, Pasien yang positif terpapar Covid19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan Kepanjen Malang, melalui data yang terkonfirmasi 2 pasien dinyatakan meninggal dunia (MD).

Dari data yang terkonfirmasi tersebut, Jajaran Polsek Donomulyo, melakukan pengawalan dalam prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Ngrendeng RT 13 RW 03 Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang sesuai Prokes, Minggu (12/9/2021).

Sebagaimana yang dituturkan, pihak RS Kanjuruhan Malang, pasien memiliki riwayat penyakit, Diabetes dan Paru-paru.

Di RSUD Kanjuruhan Malang, pasien dengan nama Kadiyem (78) dilakukan pemeriksaan Swab Test Antigen. Alhasil dari pemeriksaan pasien dinyatakan positif, dalam usia yang rentan terpapar Covid19 mengalami sakit lemas, demam, batuk dan sesak nafas.

Dalam masa perawatan inap di RSUD Kanjuruhan Malang, pasien yang dirawat sejak Senin (6/9/2021) mengalami kondisi yang memburuk hingga Minggu (12/9/2021)
sekira pukul, 04 : 35 WIB, pihak RS menyatakan bahwa pasien telah MD. Selanjutnya, RSUD Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang kemudian melakukan proses pemulasaraan Jenazah sesuai Standar Operasional (SOP) dan Protokol Pasien Covid19.

Tampak hadir dalam prosesi pemakaman sesuai SOP Prokes, diantaranya, Kapolsek Donomulyo,AKP. Didik Dwiyanto, Kanit IK, Aipda. Murbito beserta Kepala Desa Sumberoto, Budi Utomo, Bhabinkamtibmas Desa Sumberoto, Bripka. Yudha, Babinsa, Serma.Budi Purwanto juga staff Kecamatan Donomulyo, Bambang, Yoyok dan Diki.

Sedangkan, dari tim medis yang juga turut dalam pemulasaran yakni, Bidan Desa, Tatik, Perawat Desa, Risma, Perawat Puskesmas Yuli Atmini serta beberapa perwakilan pihak keluarga.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP.Didik Dwiyanto, saat ditemui, mengatakan, usai pemulasaran pihaknya, melakukan Tracing terhadap pihak keluarga yang mengalami kontak langsung dengan pasien yang MD.

Masih menurutnya, pihak keluarga yang mengalami kontak langsung yakni M.Suwaki dan Slamet. Kedua nama tersebut, dengan pasien yang MD adalah sebagai anak.

Lanjut, AKP.Didik Dwiyanto, agar Muspika mendukung Pemdes Sumberoto melaksanakan karantina mandiri hingga 14 hari terhadap 2 nama yang dimaksud sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid19 serta sebagai bentuk tindak lanjut pihak terkait dalam menjaga kekondusifan dilingkungan tempat tinggal Pasien MD.

Ia menambahkan, pihak Bhabinkamtibmas, Babinsa beserta Pemdes Sumberoto akan memberikan arahan dan pengertian melalui Tokoh Masyarakat sekitar rumah pasien Konfirmasi Positif Covid19 yang MD, agar warga sekitar tidak mudah termakan issue soal penyebaran virus Covid19.
” Semua pihak akan memberikan arahan maupun pengertian melalui, Tokoh Masyarakat setempat guna menghindari tindakan diskriminasi terhadap keluarga pasien yang MD. Warga agar tetap tenang dan selalu memperhatikan Prokes guna pencegahan penyebaran Covid19 “,pungkasnya.     MET.

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Daerah

Polsek Donomulyo, Hadir Beri Pengamanan Giat Santunan Yatim Piatu Di Desa Kedungsalam Malang

Published

on

Basudewa – Malang, Tahun baru Islam atau yang biasa disebut, Suro dimanfaatkan oleh, Kapolsek Donomulyo Malang guna memberikan pengamanan pada acara Istighosah dan menjalin rantai kebaikan berupa, memberi santunan terhadap Anak Yatim Piatu, Minggu (7/8/2022).

Giat memperingati tahun baru Islam berupa Istighosah dan menjalin rantai kebaikan yang bertema ” Muharram Sebagai Bulan Peningkatan Religius ” .

Selain giat tersebut, tampak juga disertai
langkah kepedulian terhadap sesama yakni, memberi santunan kepada anak Yatim-piatu di Balai Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Melalui data yang diperoleh, yang ter-input ada sekitar 54 Anak Yatim-Piatu yang mendapat bingkisan atau santunan.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP.Sutadi, saat ditemui Jagad Warta, mengatakan, bahwa dirinya bersama jajarannya, melakukan langkah pengamanan pada acara tersebut.

Masih menurutnya, giat yang menghadirkan banyak Jamaah juga dihadiri pihak Muspika Kecamatan Donomulyo dan Ketua Lembaga Santunan.

” Pihaknya, sengaja ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi jamaah maupun pihak Muspika Kecamatan Donomulyo, saat acara berlangsung, ” ungkapnya.

Saat disinggung, berapa personel yang turut dikerahkan dalam pengamanan. Masih menurut, AKP. Sutadi, menyampaikan, beberapa anggotanya yang dikerahkan juga ada dari Bhabinkamtibmas, Babinsa Linmas dan Anggota Banser.

” Beberapa saja sih !, diantaranya, Aiptu.Suwito, selaku Bhabinkamtibmas, Serma.Solikin dari Babinsa, Linmas dan Anggota Banser ,” pungkasnya.     MET.

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending