Connect with us

Daerah

Disiplinkan Masyarakat Terapkan Prokes, Polsek Donomulyo Gelar Operasi Yustisi Sembari Bagikan Masker.

Published

on

Malang-basudewanews.com, Liarnya Pandemi Covid19 berdampak seluruh gerak kehidupan bangsa terbatasi guna memprioritaskan pengendalian Pandemi Jajaran Polsek Donomulyo Kabupaten Malang, gelar operasi yustisi dan berbagi masker dengan harapan mendisiplinkan masyarakat patuh akan Prokes.

Giat yustisi digelar Rabu (8/9/2021) di Jalan Raya depan Muspika Kec. Donomulyo. Giat yustisi berdasarkan Impres RI NO. 6 TH 2020, Intruksi Mendagri NO.27 TH.2021, tentang pelaksanaan PPKM Mikro Level 3 dan Pergub 53 TH 2020 serta Perbup 20 TH 2020 tentang penerapan Prokes.

Adapun jajaran anggota Polsek Donomulyo yang melaksanakan Giat tersebut, yakni, Aiptu.Siswanto, Aiptu Suwito, Bripka. Nur Wahyudi, Bripka.Jadug Agung, Bripda Indra Bagus serta jajaran Koramil yaitu, Serma.Lutfi, Serda.Atok dan Endriartono dari Kecamatan Purworejo.

Sasaran giat yustisi adalah masyarakat pengguna jalan raya yang didapati tidak menggunakan masker.

Melalui data yang dihimpun di lapangan, terdapat 4 warga yang telah ditegur secara lisan dan secara humanis ke-empat warga diberikan masker.

Selain secara humanis bagi para pelanggar Adam sanksi berupa, kerja sosial dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulang hal yang sama di kemudian hari.

Secara terpisah, Kapolsek Donomulyo, AKP. Didik Dwiyanto, saat ditemui mengatakan, pelaksanaan giat yustisi dan berbagi masker adalah bagian upaya pencegahan penyebaran Covid19 di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.

Selain itu, serta Menjaga Harkamtibmas di wilayah Kec Donomulyo Kab Malang dan saat giat berlangsung, berjalan dengan aman dan kondusif.     MET.

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending