Diduga Lakukan KDRT, Anggota Dewan Jatim, Dilaporkan Polda Jatim.

22

Surabaya-basudewanews.com, Dugaan penganiayaan atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan BK terhadap istrinya MM berujung Dilaporkan ke Polda Jatim. Laporan diterima penyidik guna melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi korban MM, Selasa (7/9/2021).

Penasehat Hukum MM jalani pemeriksaan kurang lebih 3 jam dengan 57 pertanyaan yang diberikan oleh penyidik.
Sementara, sejak kasus itu bergulir, polisi masih memeriksa satu saksi.
“Kedatangan kami, merupakan tindak lanjut laporan kliennya beberapa waktu lalu. Dalam tanda bukti lapor TBL/B/477.01/9/2021/SPKT/Polda Jawa Timur , terlapor berinisial BK melakukan penganiayaan terhadap klien kami (MM) “,  beber Imam Sujono, Penasehat Hukumnya.

Namun demikian, Imam belum menjelaskan kronologi kasus yang menimpa kliennya. Dia mengaku sudah menyerahkan semuanya ke penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.
“ Untuk kronologi sudah saya serahkan ke penyidik karena detailnya sangat panjang “, ucapnya.

Singkatnya, klien saya sekaligus seorang dokter berinisial MM, mendapat tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan anggota DPRD Jawa Timur inisial BK. KDRT itu sudah dilakukan lama. Tapi yang dilaporkan Agustus 2020.

Sementara itu, Mei Rukmana dari yayasan Star Arutala Surabaya, menyayangkan sikap DPD Gerindra Jatim, yang menyatakan, kasus ini masuk ranah keluarga. Padahal, ini kasus pidana, Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
“KDRT merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan. DPD Gerindra seharusnya, segera memanggil pelaku dan menggelar sidang etik “, paparnya.

Diberitakan sebelumnya, wanita berinisial MM mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polda Jatim, Kamis (2/9/2021) malam.

MM didampingi Penasehat Hukumnya ingin melaporkan suami, Benyamin Kristianto atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Sedangkan, terlapor dalam kasus ini tidak lain adalah anggota aktif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jawa Timur. Atas perlakuan terlapor, MM harus mengalami luka di bagian dada.      MET.