Connect with us

Daerah

Sosialisasi Prokes, Jelang Sekolah Tatap Muka Dan Penyerahan Piagam Pelajar Berprestasi.

Published

on

Malang-basudewanews.com, Sinergi antara Kapolsek Donomulyo, Didik Dwiyanto, dengan Camat Donomulyo, Mumuk Hm, S.H, M.hum, guna lakukan sosialisasi Prokes jelang sekolah tatap muka tampak bergulir di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 5 Malang, Kamis (2/9/2021) sekira pukul : 08.00 WIB.

Selain, sosialisasi Prokes jelang sekolah tatap muka agenda juga diselingi penyerahan piagam penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi di MTSN 5 Malang.

Dalam sesi tersebut, yang turut hadir yaitu,
Bhabinkamtibmas Desa Purworejo.Bripka. Jadug Agung, Serma.Budi dan Kepala Sekolah MTSN 5 Malang, Ahmad Mustofa berserta guru maupun staff MTSN 5 Malang.

Adapun, agenda diawali sambutan dari Camat Donomulyo dan kemudian sambutan Kapolsek Donomulyo, AKP.Didik Dwiyanto.

Dalam sambutannya, AKP.Didik Dwiyanto, mengatakan, proses belajar mengajar di sesuaikan dengan ketentuan peraturan pemerintah selama pandemi Covid19 serta jangan lupa selalu jaga jarak, membatasi kegiatan yang sifatnya berkelompok maupun kerumunan, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan.

Sesi selanjutnya, penyerahan piagam penghargaan kepada siswa-siswi MTSN 5 yang berprestasi. Diujung sesi penutupan agenda dilakukan berdoa bersama.     MET.

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending