Connect with us

Daerah

Polsek Donomulyo, Malang, Giat Yustisi PPKM Level 3 Penerapan Prokes.

Published

on

Malang-basudewanews.com, Giat pelaksanaan operasi yustisi dan pembagian masker dalam rangka pendisiplinan masyarakat guna menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan tujuan menekan penyebaran Covid19 di wilayah desa Banjar Rejo Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, digelar Kamis (2/9/2021).

Giat operasi yustisi dilakukan berdasarkan
INPRES RI NO. 6 Tahun 2020, Intruksi Mendagri NO.24 Tahun 2021, Pergub Jatim NO. 53 Tahun 2020 juga Perbup Malang NO. 20 Tahun 2020.

Selain melaksanakan operasi yustisi, Jajaran Polsek Donomulyo, melalui, Aiptu Hasim Asari, Aiptu Suwito, dan Jajaran Koramil, Serma Imam Ropingi, Sertu Arovianto juga pihak Kecamatan Donomulyo, Pitoyo, Bambang yang didampingi 4 orang perangkat desa Banjar Rejo, tampak membagikan masker terhadap masyarakat.

Sedangkan, para pengguna jalan raya yang kedapatan tidak menggunakan masker sesuai Prokes yang telah ditentukan sesuai dengan PPKM Level 3.

Melalui data dilapangan, 4 orang telah dilakukan teguran secara lisan, 2 orang mendapatkan teguran secara tertulis dan sanksi sosial maupun denda dinyatakan nihil.

Sementara, Kapolsek Donomulyo, AKP Didik Dwiyanto, kepada Basudewanews.com, menyampaikan, operasi yang dilaksanakan jajarannya, sesuai hasil dilapangan pihaknya, tidak menemukan sanksi sosial dan denda bagi pelanggar.

Pihaknya, melaksanakan teguran secara humanis sembari diberikan masker. Nihilnya sanksi sosial maupun denda menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Malang telah patuh akan penerapan Prokes.

Masih menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut, bertujuan untuk mengurangi dan mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) serta Menjaga Harkamtibmas di wilayah Kec Donomulyo Kab Malang.
” Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan kondusif “, pungkasnya.    MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Putusan Pengadilan Kasus Pembunuhan Berakhir Ricuh

Published

on

Basudewa – Kepulauan Aru, Sidang agenda bacaan putusan kasus pembunuhan terhadap Ari Binar di Pengadilan Negeri Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, berakhir ricuh.

Kericuhan timbul lantaran, keluarga korban melampiaskan emosi kepada Sang Pengadil yang menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Korneles Pulamajen alias Nus selama 15 tahun penjara.

Juru bicara Pengadilan Negeri Dobo, Herdian Eka Putramanto kepada awak media mengatakan, kericuhan itu terjadi usai sidang sekitar pukul 13.10 WIT siang tadi, Rabu (23/11-2022)

” Kericuhan dipicu lantaran pihak keluarga tidak puas atau tidak terima atas bacaan putusan Sang Pengadil, terhadap terdakwa. Putusan 15 tahun penjara tidak sesuai dengan tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara 17 tahun ,” ungkapnya.

Padahal, terhadap amar putusan tersebut, Sang Pengadil telah menyampaikan, hak terdakwa maupun JPU terhadap putusan yang telah dibacakan. Apabila pihak terdakwa maupun JPU sependapat dengan putusan tersebut, maka dapat menerima namun apabila tidak sempendapat dapat melakukan upaya hukum berupa banding, kasasi maupun PK ,” ujarnya.

Atas putusan tersebut, pihak JPU menyatakan, sikap pikir-pikir. Sedangkan, terdakwa menyatakan menerima.

Lebih lanjut, akibat kejadian ini, pintu ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pengadilan Negeri Dobo bagian kiri pecah terkena lemparan batu dari dari salah satu oknum keluarga korban.

” Perlu kami sampaikan kepada masyarakat terkait segala bentuk ketidakpuasan terhadap hasil Sang Pengadil bukan semata – mata merupakan langkah terakhir namun, masih adanya upaya hukum yang dapat ditempuh bagi para pihak yang merasa tidak puas dengan putusan Sang Pengadil ,” paparnya.     Kabiro Maluku.

Lanjutkan Membaca

Trending