Investasi Nikel Ratusan Milyard Raib, Venansius Niek Widodo Diproses Hukum.

77

Surabaya-basudewanews.com, Ratusan Milyard raib tak berbekas, tambang nikel di Kabaena, diduga hanya modus berdampak  Venansius Niek Widodo harus jalani proses hukum sebagai terdakwa. Sidang lanjutan, bergulir Jaksa Penuntut Umum JPU dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Darwis hadirkan 3 orang saksi yang menjadi korban.

Adapun ke-tiga saksi korban, tampak Sisi Tanaya mengawali keterangannya, dihadapan Majelis Hakim, Suparno. Dalam keterangan disampaikan, bahwa mengenal Venansius Niek Widodo (terdakwa) sejak 2017 silam.

Terdakwa menawarkan investasi tambang nikel di Kabaena dengan keuntungan 10 persen dari nilai yang diinvestasikan.

Saksi merasa tertarik sehingga menginvestasikan dana sebesar 120 Milyard. Dana investasi ditransfer secara bertahap kemudian saksi mengaku, pernah mendapatkan laba namun, tidak diambil karena ditambahkan investasi.
” Besaran laba sudah tidak diingatnya, semua saya tambahkan untuk investasi”, paparnya.

Saksi mengatakan, hingga perkara berlanjut ke muka persidangan tidak ada mediasi guna terdakwa kembalikan uang.
” Terdakwa hanya janji-janji tidak pernah realisasi “, ucapnya.

Sesi selanjutnya, Rudi Efendi Oei dalam keterangannya, menyampaikan, kenal dengan terdakwa sejak 2017 silam.

Masih menurutnya, saksi pernah bertemu dengan terdakwa di Jalan. Mayjend Sungkono, Surabaya.

Pada pertemuan kedua, terdakwa mengaku sebagai pemilik PT.Bintang dan membahas tambang nikel. Pekerjaan tambang nikel butuh modal maka saksi Investasi dana sebesar 78 Milyard dengan iming-iming mendapat laba 10 persen.

Modal investasi 78 Milyard di kirim secara bertahap sejak Mei hingga Maret. Sayangnya, dana yang sudah diinvestasikan tidak kembali dan tidak pernah mendapatkan laba.

Sedangkan, Dirut keuangan PT.Triforma, Steven mengatakan, dana 51 Milyard, kerjasama investasi tambang nikel
sebenarnya, milik PT.Aditya.
” Saksi mewakili PT.Aditya guna melakukan investasi ke Venansius Niek Widodo “, ucapnya.

Atas modus operandi terdakwa, ketiga saksi dimuka persidangan merugi ratusan Milyard.
MET.