Connect with us

Hukrim

Wempi Darmapan Dinyatakan Terbukti Bersalah Dijatuhi Vonis 16 Bulan Penjara.

Published

on

Surabaya-basudewanews.com, Dinyatakan telah terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan dokumen sehingga, Majelis Hakim,Tumpal Sagala menjatuhkan vonis berupa, 16 bulan pidana penjara serta denda sebesar 500 Juta subsider 3 bulan kurungan.

Bacaan putusan, bagi Ketua Koperasi Multi Usaha Cendrawasih Lestari, Wempi Darmapan (terdakwa) di Jalan Rabiajala RT.001/RW.004 Kelurahan Siwalima, Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (30/8/2021).

Dipersidangan, perbuatan terdakwa di kategorikan penyalahgunaan dokumen pengiriman kayu yakni, adanya perbedaan volume kayu sebesar 10,0156 kayu gergajian yang tidak dilengkapi dokumen maka dirampas untuk Negara. Sedangkan, kayu yang dilengkapi dengan dokumen akan dikembalikan terhadap terdakwa.

Usai bacaan putusan, yaitu, pidana penjara selama 16 bulan Majelis Hakim memberi kesempatan terhadap Penasehat Hukum terdakwa guna sampaikan tanggapannya.

Dalam tanggapan, atas putusan tersebut, Penasehat Hukum terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir.        MET.

Lanjutkan Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hukrim

Imam Safi’i Bin Amin Jual Ineks Di Cafe Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya, Diadili

Published

on

Basudewa – Surabaya, Imam Safi’i layani transaksi yang sengaja dilakukan pihak berwajib secara Under Cover berbuah ke meja hijau.

Proses hukum bagi Imam Safi’i yang ditetapkan sebagai terdakwa guna jalani proses hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Kamis (11/8/2022).

Dipersidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Jatim, dalam bacaan dakwaannya, mengatakan, terdakwa telah menawarkan pil ineks warna biru, terhadap pihak berwajib yang menyamar guna melakukan Under Cover.

Transaksi dilakukan terdakwa tepatnya, di pub Phoenix Jalan.Kenjwran Surabaya. Akibat dari perbuatannya, JPU, menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (1) atau 112 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sesi selanjutnya, JPU menghadirkan 2 orang saksi dari Kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Adapun, ke-dua saksi diantaranya, yakni, Dedy Aprilianto dan Wisesa.

Dalam keterangannya, Dedy, mengatakan, terdakwa ditangkap atas penyalahgunaan ekstasi, pada minggu (20/3/2022), sekira pukul : 02.00 dini hari, di klub Phoenix, Jalan. Kenjeran Surabaya.

Dari penangkapan, ditemukan 2 butir ineks dalam tas terdakwa. Selanjutnya, dilakukan pengembangan ditemukan Barang Bukti BB pil ineks sebanyak 18 butir.

Masih menurut saksi, dari pengakuan terdakwa pil ineks didapat dari Bombay yang kini statusnya, ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lebih lanjut, saksi menjelaskan, ineks sudah diedarkan oleh terdakwa. Dari peredaran ineks tersebut, terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya, yang dihargai sebesar 450 Ribu.

Terdakwa ditangkap, lantaran, setelah melakukan transaksi peredaran ineks dengan petugas.

Melalui agenda pemeriksaan, terdakwa mengaku, jika mengedarkan ineks diluar klub Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya.

Pengakuan terdakwa lainnya, tiap transaksi terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar 50 Ribu tiap butirnya.    TIM.

 

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Trending