Jaksa Tuntut 4 Tahun Pidana Penjara Bagi Venansius Niek Widodo.

60

Surabaya-basudewanews.com, Sidang  agenda bacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Zulfikar disampaikan di muka persidangan. Adapun, yang disampaikan dalam tuntutan yakni, JPU menuntut pidana penjara bagi Venansius Niek Widodo (terdakwa) selama 4 tahun.

Bacaan tuntutan dibacakan diruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (30/8/2021).

Usai bacaan tuntutan, Penasehat Hukum terdakwa memohon waktu 7 hari kedepan guna sampaikan nota pembelaan.

Untuk diketahui, Venansius Niek Widodo ditetapkan sebagai terdakwa atas sangkaan tipu gelap yang berakibat Soewondo merugi sebesar 75 Milyard.

Kerugian Soewondo, lantaran, investasi bodong yang terbingkai dalam kerjasama beberapa perusahaan pertambangan nikel dengan melibatkan Venansius Niek Widodo (terdakwa) dan Hermanto Oerip (berkas terpisah).

Di persidangan sebelumnya, inti keterangan 4 saksi yang dibacakan, menyatakan, uang Soewondo yang di investasikan ke PT. Rockstone Mining Indonesia sebesar 75 Milyard.

Masih pada keterangan 4 saksi yang dibacakan, dana investasi Soewondo di PT. RMI telah dicairkan oleh, terdakwa. Padahal menurut keterangan Soewondo (korban) di awal persidangan mengatakan, terdakwa tidak termasuk dalam struktur PT.RMI.

Dugaan kolaborasi atau komplotan telah tersusun rapi. Bagaimana tidak rapi, terdakwa yang tidak termasuk dalam struktur PT.RMI bisa mencairkan uang Soewondo yang di investasikan ke PT.RMI.

Masih menurut, istri Soewondo (korban) dalam keterangannya, menyampaikan, bahwa PT.RMI adalah fiktif.
” Semua kegiatan fiktif semua ,” ungkap istri korban.

Atas keterangan, istri korban terdakwa malah berkelit bahwa ia juga sebagai korban.     MET.