Kontraktor SDN Sambungrejo Kecamatan Modo, Diduga Gunakan Pasir Dan Bata Merah Tak Layak.

32

Lamongan-Basudewanews.com, Program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya mendapat kucuran anggaran dana APBN untuk 10 SDN wilayah Lamongan dan Bojonegoro senilai Rp 23.305.627.000,00 tanggal 12 April 2021.

Melalui informasi dilapangan, pengerjaan SDN Sambungrejo,Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, bangunan dengan bahan material diduga, tidak sesuai pasir lembut (ada sumpilnya) untuk dasaran pasang paving, untuk dinding maupun pengecoran bawah tanah.

Namun, diduga bangunan tidak akan bertahan lama (akan rusak), karena pasir yang digunakan terindikasi dari Bojonegoro, yang tidak layak pakai dan asal jadi.

Hal lainnya, pemasangan bata merah untuk dinding sangat jelek dan murah dan gembur, tidak layak dan asal jadi hal tersebut, diindikasikan adanya pelanggaran sehingga PT.Rhino Perkasa dari Jawa Tengah (kontraktor), Konsultan supervisi, PT.Parigraha.

Ketika akan di konfirmasi awak media tanggal 24 – 8 -2021 konsultan atau mandor tidak ada di tempat dan hal seperti ini tidak patut karena pembangunan melalui, anggaran APBN yang disalurkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Diharapkan, para aparat penegak hukum dari KPK,BPK pusat Kejaksaan dan Polda segera melakukan pantauan atas pekerjaan tersebut.    SPN.